Bentrok Mahasiswa di Pamekasan, 4 Oknum Polisi Jadi Terduga Pelanggar Disiplin

Lukman Hakim ยท Senin, 29 Juni 2020 - 19:15 WIB
Bentrok Mahasiswa di Pamekasan, 4 Oknum Polisi Jadi Terduga Pelanggar Disiplin
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.(foto: iNews.id/istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Empat oknum polisi menjadi terduga pelaku kekerasan dalam aksi mahasiswa di Pamekasan, Madura, pada Kamis (25/6/2020) lalu. Saat ini keempat oknum polisi ini masih menjalani pemeriksaan di Bidpropam Polda Jatim.

“Kita sudah menentukan empat terduga pelaku pelanggaran. Sekarang kita akan melakukan proses secara internal. Kita akan proses ini sampai sidang pendisiplinan. Kita tunggu hasilnya seperti apa," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Senin (29/6/2020).

Trunoyudo mengatakan, pihaknya sudah memeriksa 28 saksi dalam kasus ini, di antaranya 20 anggota polisi, tiga mahasiswa dan lima anggota Satpol PP. Dari 28 saksi tersebut, empat polisi menjadi terduga pelaku pelanggaran.

Trunoyudo mengatakan, keempat oknum polisi tersebut berdinas di Polres Pamekasan. Saat itu, keempatnya ditugaskan mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa.

Diketahui, ratusan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kantor Bupati Pamekasan, Madura, pada Kamis (25/6/2020) lalu. Mereka menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk mengusut ratusan tambang galian C di sejumlah kawasan di Pamekasan yang diduga ilegal.

Namun, aksi demonstrasi ini berujung bentrok antara massa aksi dengan sejumlah anggota kepolisian. Akibatnya, tiga mahasiswa terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.


Editor : Ihya Ulumuddin