Becak Terjun ke Sungai Gembong di Pasuruan, 1 Tewas 1 Masih Hilang

Jaka Samudra ยท Selasa, 08 Mei 2018 - 12:31:00 WIB
Becak Terjun ke Sungai Gembong di Pasuruan, 1 Tewas 1 Masih Hilang
Petugas SAR masih berupaya mencari korban kecelakaan becak yang terjun ke Sungai Gembong, di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (8/5/2018). (Foto: iNews/Jaka Samudra)

PASURUAN, iNews.id - Sebuah becak yang tengah mengangkut penumpang di Pasuruan, Jawa Timur, terjatuh dan masuk ke sungai. Pengemudi becak tewas seketika, sementara penumpangnya hilang dan masih dalam pencarian tim SAR. Diduga, tukang becak tidak menguasai stir saat melintasi jalan rusak hingga terjun ke sungai bersama becaknya.

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan SAR Kota Pasuruan terus mencari penumpang becak bernama M Ikhwan, warga Gading Rejo, Kota Pasuruan, di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), di Sungai Gembong, Kelurahan Petamanan, Kecamatan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (8/5/2018) pagi.

Kepala BPBD Kota Pasuruan, Yanuar mengatakan, tim SAR dibagi menjadi empat kelompok yang menyusuri sungai untuk mencari keberadaan korban. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda penemuan korban, padahal kondisi air sungai normal.

“Sejauh ini tidak ada kendala dalam pencarian. Kami masih berupaya mencari korban dengan menerjunkan empat tim yang menyisir kawasan sepanjang sungai,” kata Yanuar saat ditemui di lokasi, Selasa (8/5/2018).

Sementara tukang becak atas nama Yanto, warga Jalan Hasanudin, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, sudah ditemukan tak bernyawa pada Senin sore bersama becak yang dikendarainya. Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di pemakaman umum

Kapolsek Purworejo, Kompol Karyono mengatakan, kecelakaan bermula pada Senin (7/5/2018) sore kemarin. “M Ikhwan naik becak yang dibawa Yanto pulang dari rumah saudaranya. Karena jaraknya jauh, Yanto pun mengambil jalan pintas di belakang bekas pabrik kardus. Saat di lokasi ada jalan rusak, Yanto pun tak bisa menguasai laju becak hingga akhirnya terjebur bersama becaknya,” kata Karyono.

Kini tim SAR bersama warga terus berupaya mencari korban sampai tiga hari ke depan. Pencarian bahkan dilakukan hingga muara pelabuhan dan pantai pesisir laut utara, namun belum membuahkan hasil.

Editor : Himas Puspito Putra

Bagikan Artikel: