get app
inews
Aa Text
Read Next : Tragis! Remaja di Bojonegoro Tewas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Bojonegoro, Ratusan Warga Mengungsi

Selasa, 13 Maret 2018 - 20:37:00 WIB
Banjir Rendam Ribuan Rumah di Bojonegoro, Ratusan Warga Mengungsi
Ratusan warga Desa Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jatim mengungsi akibat rumahnya terendam banjir luapan Sungai Bengawan Solo. (Foto: iNews.id/Dedi Mahdi)

BOJONEGORO, iNews.id - Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Jawa Timur terus meluas, Selasa (13/3/2018). Banjir tersebut kini sudah merendam ribuan rumah yang tersebar di 13 desa di enam kecamatan hingga lebih dari satu meter.

Tidak hanya merendam rumah, banjir juga menggenangi sejumlah fasilitas umum maupun tempat ibadah, seperti masjid dan musala.

Akibat bencana itu, ratusan warga yang rumahnya terendam banjir mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman. Mereka mengungsi ke sejumlah tempat yang sudah disiapkan Pemkab Bojonegoro, salah satunya di Gedung Serba Guna Jalan Kiai Mansyur.

Di lokasi pengungsian itu, warga harus rela tidur berdesak-desakkan dan beralaskan karpet. Dari pantauan iNews malam ini, sedikitnya terdapat lebih dari 400 warga yang mengungsi di lokasi tersebut. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah karena banjir terus meninggi.

Afi, salah seorang warag Desa Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro mengatakan banjir mulai menggenangi rumahnya pada Selasa pagi. Menjelang siang, banjir terus meninggi hingga mencapai satu meter. “Ya, terpaksa ngungsi karena air sudah masuk ke rumah kira-kira selutut,” kata Afi.

Dia menyebutkan, ada enam anggota keluarganya yang ikut mengungsi. Afin pun hanya berbekal pakaian ala kadarnya. "Cuma bawa tas satu. Isinya pakaian sama makanan kecil," ucapnya.

Meski banyak warga yang mengungsi, sebagian korban banjir terutama kaum lelaki memilih bertahan di rumah. Mereka beralasan tidak mengungsi karena menjaga rumahnya agar tidak kemalingan.

“Sementara belum (ngungsi) jaga rumah saja dulu. Tapi, kalau airnya terus bertambah yam au tidak mau ikut ngungsi,” ucap Imam, warga Ledok Kulon.

Hingga malam ini, Sungai Bengawan Solo masih berstatus siaga kuning. Ketinggian air papan ukur utara pasar Kota Bojonegoro menunjukkan angka 14.65 meter di atas permukaan laut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro memprediksi banjir akan terus meningkat hingga Rabu (14/3/2018).

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut