Banjir Kembali Landa Mojokerto akibat Luapan Sungai Lamong, Ratusan Rumah Terendam

Sholahudin ยท Selasa, 07 Januari 2020 - 11:45 WIB
Banjir Kembali Landa Mojokerto akibat Luapan Sungai Lamong, Ratusan Rumah Terendam
Banjir yang terjadi di Mojokerto, Jatim akibat meluapnya Sungai Lamong. (Foto: iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id - Hujan deras di wilayah Mojokerto dan Lamongan, Jawa Timur (Jatim) membuat Sungai Lamong yang ada di Kecamatan Dawarblandonh, Kabupaten Mojokerto, meluap Selasa (7/1/2020) pagi. Akibat luapan, air merendam ratusan rumah di dua desa.

Banjir kembali terjadi di Desa Banyu Legi dan Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Banjir ini merupakan kali kedua yang terjadi selama seminggu pertama di tahun 2020. Banjir pertama terjadi saat tahun baru 2020.

Menurut Kepala Dusun Balong, Jari, banjir mulai terjadi sejak pukul 03.00 WIB pagi. Air makin naik hingga mencapai paha orang dewasa.

“Curah hujan cukup tinggi sejak Selasa sore hingga dini hari membuat Sungai Lamong tak lagi mampu menampung debit air, hingga akhirnya meluap ke pemukiman,” katanya, Selasa (7/1/2020).

BACA JUGA: Korban Tewas Banjir Jabodetabek Tambah Jadi 67 Orang

Banyak warga terutama lansia dan anak-anak akhirnya mengungsi ke rumah kerabat lain yang tidak kebanjiran. Sebagian warga juga terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang berharga di dalam rumah ke lokasi yang lebih tinggi.

Petugas TNI Koramil Dawarblandong yang bersiaga di lokasi melakukan penyisiran ke rumah-rumah untuk memantau warga dan siap mengevakuasi jika dibutuhkan.

Selain itu, petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto juga mendirikan posko dan memeriksa kesehatan warga yang terdampak banjir. Rata-rata, warga mengalami gatal-gatal karena air yang kotor.

Banjir di Kecamatan Dawarblandong terjadi hampir tiap tahun akibat luapan Sungai Lamong. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Mojokerto atau Provinsi Jawa Timur melakukan normalisasi Sungai lamong untuk mencegah banjir.


Editor : Umaya Khusniah