Banjir Bandang Kembali Landa Desa di Lereng Gunung Kawi Blitar, 2 Jembatan Putus

Robby Ridwan ยท Jumat, 07 Februari 2020 - 12:38 WIB
Banjir Bandang Kembali Landa Desa di Lereng Gunung Kawi Blitar, 2 Jembatan Putus
Kondisi jembatan yang terputus akibat banjir bandang yang terjadi di desa di lereng Gunung Kawi, Blitar, Jatim (Foto: iNews/Robby Ridwan)

BLITAR, iNews.id - Banjir bandang kembali menerjang desa di lereng Gunung Kawi, Blitar, Jawa Timur (Jatim), Kamis (6/2/2020). Akibatnya, sebuah rumah rusak, dua jembatan terputus, dan saluran air bersih yang menuju rumah warga rusak dan tidak bisa digunakan.

Banjir bandang kembali melanda Desa Krisik, Kecematan Gandusari, Kabupaten Blitar. Banjir kali ini merupakan kali ke tiga yang terjadi dalam dua pekan terakhir.

Selain membawa lumpur, aliran air yang membawa material seperti batu dan kayu. Sebuah rumah warga yang berada di pinggir sungai rusak parah dan tidak dapat digunakan.

Akibat bajir ini juga, dua jembatan utama di desa terputus diterjang material dari gunung. Padahal, jembatan ini merupakan akses utama warga dan anak-anak untuk pergi ke sekolah serta berdagang susu hasil peternakan.

Saluran air bersih yang digunakan lebih dari 60 keluarga di desa ini juga rusak. Warga kesulitan mendapatkan air bersih akibat banjir bandang ini.

Selain kerusakan tersebut, sebuah bendungan irigasi warga jebol. Akibatnya, puluhan hektar lahan juga terancam kekurangan air.

Air juga merendam lahan pertanian warga seluas lima hektare. Kerugian yang diderita warga mencapai ratusan juta rupiah.

Perangkat Desa Krisik, Hari Sabtoso mengatakan, akibat jembatan yang putus ini, warga harus memutar lebih jauh untuk keluar dari desa dan melakukan aktifitas. Dia berharap agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Kabupaten Blitar, segara membangun jembatan sementara dan membenahi saluran air bersih.

“Jembatan sudah tidak bisa dipakai lagi, harus dibangun ulang,” katanya, Jumat (6/2/2020).

Dia menduga, hutan yang gundul menjadi penyebab utama terjadinya bencana banjir bandang. Meski banjir bandang bisa sewaktu-waktu terjadi lagi, warga masih enggan meninggalkan rumah yang berada tepat di Lereng Gunung Kawi ini.


Editor : Umaya Khusniah