MALANG, iNews.id – Penyebab kematian balita penuh luka lebam dan bekas luka bakar di Malang, Jawa Timur terkuak. Korban tewas di tangan ayah tirinya, Erik Ady Anwar (36) dengan cara diinjak di perut dan punggung.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, dari hasil temuan penyidik, pelaku emosi karena korban buang air kecil sembarangan. Pelaku lantas memberi pelajaran pada korban dengan menginjaknya dua kali.
Balita Perempuan di Malang Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Ayah Tiri
"Pelaku juga mengakui telah membakar kaki korban dengan alasan korban menggigil," kata Barung, Kamis (31/10/2019).
Sementara dari hasil autopsi ditemukan ada luka robek di lambung korban hingga mengalami perdarahan. Luka ini diduga kuat akibat tekanan yang sangat keras.
Menurut Barung, pendarahan tersebut masih didalami apakah akibat pukulan tangan kosong, atau dengan alat atau benda tumpul.
"Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan antar saksi untuk pendalaman dan pelaku saat ini sudah ditahan polisi untuk proses lebih lanjut," katanya.
Sebelumnya Agnes Arnelita, balita berusia tiga tahun tewas tidak wajar dengan kondisi tubuh penuh luka lebam dan luka bakar. Semula, balita malang itu dilaporkan tewas tenggelam di bak mandi oleh ayah tirinya, Erik Ady Anwar, warga perumahan Telogowaru Indah Nomor D 14, Kota Malang, Rabu (30/10/2019) sore.
Namun, pihak keluarga besar korban curiga saat hendak memandikan jenazah Agnes untuk dimakamkan karena menemukan banyak luka. Mereka menduga Agnes tewas karena dianiaya. Atas kecurigaan itu, pihak keluarga kemudian melaporkan dugaan penganiayaan ke polisi.
Editor: Umaya Khusniah