Ayah Telanjangi-Borgol Anak Kandung di Jember, Warga Minta Diusut Tuntas

Bambang Sugiarto ยท Senin, 13 Januari 2020 - 08:37 WIB
Ayah Telanjangi-Borgol Anak Kandung di Jember, Warga Minta Diusut Tuntas
Lokasi penyekapanLokasi penyekapan anak di kandang di Jawa Timur, Senin (13/2/2020) (Foto: iNews/Bambang)

JEMBER, iNews.id - Edi Warsito tega mengurung anaknya dalam keadaan telanjang dengan tangan diborgol. Polres Jember sudah mengamankan Edi untuk dimintai keterangan.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban MI (12) dikurung di kandang ayam oleh ayah kandungnya.

Rumah Edi yang ada di Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Jember, Jawa Timur, kini tertutup rapat. Tidak nampak ada aktivitas di rumah tersebut.

Warga di sekitar lokasi, meminta kasus tersebut diusut tuntas. Salah satu warga, Supriono, mengatakan ayah kandung yang menganiaya anaknya untuk alasan pendidikan tidak dibenarkan.

"Tidak ada pembenaran menganiaya anak sendiri kita bebas dari jerat hukum," kata Supriono, Senin (13/1/2020).

Edi Warsito, pelaku penganiayaan anak (Foto: dok Istimewa)
Edi Warsito, pelaku penganiayaan anak (Foto: dok Istimewa)

BACA JUGA:

Ayah di Jember Telanjangi dan Kurung Anak di Kandang Ayam, Tangan-Kaki Diborgol

Pria di Jember Tak Sengaja Tembak Teman hingga Tewas saat Cek Senapan yang Mau Dijual

Supriono menyebut tugas orang tua bukan hanya memberikan nafkah. Tapi harus bisa dekat dan mendidik anak.

"Kalau anak diberi uang saja, itu tidak cukup," ucap Supriono.

Kasus tersebut terungkap saat MI diselamatkan warga setelah berhasil meloloskan diri keluar dari dalam rumah dengan cara meloncat pagar. Dia disekap ayahnya di dalam kandang ayam.

Kanit Reskrim Polsek Sukorambi Aiptu Abdul Wahib mengatakan, langsung menjemput anak tersebut saat mendapat informasi. Saat itu, tangan dan kaki masih diborgol.

“Kami buka saat itu juga borgolnya. Kami belum tahu sudah berapa lama diborgol, namun pengakuan korban dia dikurung dalam kandang ayam,” kata Wahib, Minggu (12/1/2020).

Sementara itu, Edi Warsito mengaku mengurung anak dalam kandang, dengan alasan menidik. Anaknya disebut nakal dan suka mengambil ponsel serta main gim hingga lupa waktu.

 


Editor : Muhammad Fida Ul Haq