Antisipasi Penyebaran Korona, Pasar di Kediri Sediakan Tempat Cuci Tangan

Antara ยท Sabtu, 21 Maret 2020 - 13:55 WIB
Antisipasi Penyebaran Korona, Pasar di Kediri Sediakan Tempat Cuci Tangan
Salah satu pasar di Kediri, Jatim yang menyediakan tempat cuci tangan bagi pembeli yang ingin masuk. (Foto: Antara)

KEDIRI, iNews.id - Pasar tradisional di Kediri, Jawa Timur (Jatim) kini dilengkapi fasilitas cuci tangan. Hal ini guna menekan penyebaran virus korona terutama di area publik.

Seperti di Pasar Daerah Joyoboyo, Kota Kediri. Pengunjung pasar dipersilakan mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk ke area pasar.

"Yang penting warga yang hendak belanja untuk cuci tangan sebelum masuk pasar, sudah kami sediakan di pintu masuk," kata Direktur Utama PD Pasar Joyoboyo Kediri, Ichwan Yusuf di Kediri, Sabtu (21/3/2020).

Semua pasar yang kami kelola sudah menerapkan standar protokol penanganan Covid-19 atau virus korona. Pasar yang belum ada fasilitas cuci tangan, berarti masih di bawah kecamatan.

"Namun, kami akan koordinasi dengan pihak terkait," katanya.

Ichwan juga meminta warga tidak perlu khawatir untuk membeli kebutuhan pokok. Selain pasar beroperasi seperti biasa, pasokan bahan pokok di pasar hingga kini juga masih banyak tersedia.

"Tidak perlu panik dengan melakukan aksi borong bahan pokok," katanya.

Sementara itu, aktivitas jual beli di Pasar Pahing, Kota Kediri masih berlangsung normal. Warga berbelanja kebutuhan sehari-hari seperti di hari biasa.

Di pintu masuk pasar sudah diberikan baliho pengumuman tentang virus korona serta cara mengantisipasinya. Salah satunya, warga dianjurkan untuk selalu cuci tangan dengan benar.

Pemerintah Kota Kediri juga sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di pasar yang ada. Di antaranya Pasar Bandar, Pasar Setonobetek, dan Pasar Pahing, Kota Kediri.

Di pasar itu, disediakan sejumlah titik untuk sarana cuci tangan. Selain itu, disediakan pula sabun agar cuci tangan lebih bersih.

Selain pasar, fasilitas umum lain juga disemprot cairan disinfektan. Di antaranya terminal, tempat ibadah, perkantoran, hingga stasiun.


Editor : Umaya Khusniah