Antisipasi Massa People Power, TNI-Polri di Ponorogo Dekati Ulama

Ahmad Subekhi ยท Senin, 20 Mei 2019 - 17:30 WIB
Antisipasi Massa People Power, TNI-Polri di Ponorogo Dekati Ulama
Jajaran Polisi dan TNI berkoordinasi mengantisipasi pergerakan massa ke Jakarta hadiri aksi people power. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi).

PONOROGO, iNews.id - Jajaran kepolisian dan TNI di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), aktif berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi aksi people power disertai ancaman teror.

Ribuan anggota polisi dan TNI disiagakan. Selama masa rekapitulasi suara Pemilu 2019, polisi dan TNI sudah mulai berkonsolidasi dengan ulama dan tokoh tingkat desa.

"Sekaligus melakukan pendekatan, supaya mereka juga lebih peduli dengan kondisi di lingkungan sekitarnya," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant, kepada wartawan di Kabupatan Ponorogo, Jatim, Senin (20/5/2019).

Tujuannya, kata dia, bila ada hal yang mencurigakan bisa segera dilaporkan kepada polisi. Jajaran kepolisian dan TNI juga diminta meningkatkan kewaspadaan mereka.

Personel yang dilibatkan dalam kegiatan ini seluruh anggota babinkamtibmas polri dan babinsa koramil, di seluruh desa Kabupaten Ponorogo. Mereka yang selama ini telah berkonsolidasi dengan para tokoh agama di lingkungan masyarakat.

"Supaya tidak mengerahkan massa ke Jakarta terkait aksi people power," ujar dia.

Langkah antisipasi ini dinilai lebih efektif untuk mencegah pergerakan massa. Selain itu, jajaran kepolisian dan TNI bisa lebih peka atas munculnya potensi teror.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal