Angkut Kayu Ilegal, 2 Pemuda di Sidoarjo Diciduk

Sindonews ยท Minggu, 22 Maret 2020 - 10:40 WIB
Angkut Kayu Ilegal, 2 Pemuda di Sidoarjo Diciduk
(Foto: iNews/Iyung Rizki)

SIDOARJO, iNews.id - Dua pelaku illegal logging berhasil diamankan Tim Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) dan Balai Gakkum KLHK Wilayah Jawa Bali dan Nusa (Jabalnusra) Tenggara di Jember. Barang bukti yang diamankan yaitu satu truk berisi 364 batang kayu olahan jenis kluncing, rau dan bayur.

Tersangka FF dan M ditahan di Polresta Sidoarjo dan barang bukti diamankan di Kantor Balai Gakkum Jabalnusra di Sidoarjo.


“Kami akan melanjutkan proses penyidikan dengan target menjerat cukong kayu ilegal. Dua pelaku lapangan menjadi pintu masuk menjerat pemodal,” kata Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Jabalnusra, Muhammad Nur, dalam keterangannya, Minggu (22/3/2020).

Untuk mengembangkan kasus ini, PPNS Balai Gakkum Jabalnusra masih memeriksa sejumlah pihak untuk mengungkap keterlibatan pelaku lain dalam jaringan peredaran kayu ilegal ini.

“Kami sudah mengantongi nama-nama para cukong pemain kayu ilegal di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kami akan bekerja terus mengungkap jaringan kayu ilegal hingga ke akarnya,” kata Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Ditjen Gakkum KLHK, Sustyo Iriyono.

Para pelaku akan dijerat Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Pasal 12 Huruf e Jo. Pasal 83 Ayat 1 Huruf b dan Pasal 16 Jo. Pasal 88 Ayat 1 Huruf a, dengan ancaman pidana maksimum 5 tahun dan denda maksimum Rp 2,5 miliar.

“Pelaku penebangan ilegal seperti ini harus dihukum seberat-beratnya. Mereka sudah merusak kawasan konservasi sebagai penyanggah kehidupan berbagai mahluk hidup dan merugikan masyarakat. Harus ada eferk jera. KLHK tidak akan berhenti menindak pelaku kejahatan lingkungan seperti ini,” kata Dirjen Gakkum KLHK, Rasio Ridho Sani, Dirjen Gakkum KLHK.

Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat dan data intelijen Tim Balai TNMB dan Balai Gakkum Jabalnusra. Bermodal informasi itu, pukul 06.30 WIB, 19 Maret 2020, Tim Operasi Balai TNMB menangkap FF dan M di Desa Jenggawah, Jember. Tim juga menyita barang bukti satu truk berisi 364 batang kayu olahan tanpa dilengkapi dokumen SKSHH (Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan).


Editor : Muhammad Fida Ul Haq