Aneh, Pria di Probolinggo Ini Bangun Makam Raksasa untuk Diri Sendiri
PROBOLINGGO, iNews.id – Aksi warga asal Probolinggo ini bisa disebut aneh. Pria bernama Nur Slamet atau dikenal Bintaos (42) ini membangun makam raksasa dengan nisan menjulang tinggi untuk dirinya sendiri, sebagai persiapan jika kelak dia meninggal dunia.
Makam raksasa tersebut berdiri tegak di area persawahan milik Nur Slamet, tepat di sebelah rumahnya di Desa Ginting, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim).
Penampakannya sangat mencolok karena tidak seperti makam yang biasanya ditemui. Makam milik Bintaos hanya berjumlah satu dan memiliki panjang 10 meter dengan tinggi nisan 2 meter. Sedangkan makam pada umumnya hanya memiliki panjang 1-2 meter dan tinggi nisan sekitar 40 sentimeter saja.
Keanehan lainnya pada makam itu, di depan area makam ada tulisan di dinding, “Inilah makam persiapan Bintaos, seorang yang penuh dosa. Lahir 9 Juni 1976. Wafat 4 8 2018 perkiraan mengharap rahmat Tuhan.” Makam fenomenal yang dibangun sejak tiga bulan ini tak ayal mendapat perhatian dari warga. Banyak yang penasaran ingin melihat lebih dekat makam tersebut.

Makam dan nisan yang dibangun Bintaos untuk dirinya kelak jika meninggal di Probolinggo, Jatim. (Foto: iNews/Hana Purwadi)
Saat pembangunan makam ini dikonfirmasi, pemilik makam, Bintaos enggan menemui wartawan, dan diambil gambarnya. Namun, dia menyebutkan makam raksasa itu dipersiapkan untuk dirinya kelak, setelah meninggal dunia.
Salah seorang warga, Aman yang membuka warung tak jauh dari rumah Bintaos mengatakan, masyarakat setempat mengetahui makam itu sengaja dibangun sebagai persiapan pemiliknya jika nantinya sudah dijemput ajal. Makam dibangun dengan ukuran raksasa karena Bintaos mengaku banyak dosa. “Yang kami tahu itu untuk persiapan penguburan bila Bintaos meninggal,” kata Aman.
Menurut Aman, dia dan masyarakat setempat resah dengan keberadaan makam raksasa yang dinilai berbeda dengan makam umumnya. Mereka khawatir hal itu akan berdampak negatif pada anak-anak. “Kami berharap pemerintah turun tangan, kalau memang itu melanggar agama, membuat resah, dirobohkan saja,” ungkapnya.
Selama ini, Bintaos dikenal masyarakat setempat sebagai sosok yang memiliki ilmu supranatural. Di sekitar rumahnya terlihat tulisan nasihat-nasihat tentang kehidupan dan patung dewa siwa.
Aksi nyeleneh Bintaos tak hanya sekali ini. Pada tahun 2013 lalu, Bintaos juga pernah membangun patung srikandi raksasa setinggi 12 meter. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo akhirnya merobohkan patung srikandi tersebut karena dianggap meresahkan masyarakat.
Editor: Maria Christina