Ancam Ludahi Petugas, 2 Pasien Corona di Sampang Memaksa Pulang untuk Berlebaran

Tikno Arie ยท Rabu, 27 Mei 2020 - 12:05 WIB
Ancam Ludahi Petugas, 2 Pasien Corona di Sampang Memaksa Pulang untuk Berlebaran
Gedung BLK Sampang, tempat dua pasien isolasi yang memaksa pulang. (Foto: iNews/Tikno Arie)

SAMPANG, iNews.id - Dua pasien positif corona (Covid-19) yang tengah menjalani isolasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, memaksa pulang untuk merayakan Lebaran. Mereka bahkan mengancam akan meludahi petugas bila tidak diperbolehkan pulang.

“Mengancam meludahi petugas itu memang persoalan bagi kita. Tentunya kami tidak mau petugas kami tertular dan terpapar. Maka kami mencarikan solusi yang terbaik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Agus Mulyadi, Rabu (27/5/2020).

Agus mengatakan, hingga saat ini kedua pasien masih berada di rumah masing-masing. Namun, petugas tetap melakukan pengawasan. “Kami juga meminta keluarga untuk memantau agar pasien tetap isolasi mandiri di rumah,” katanya.

Humas Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sampang Juardi mengatakan, dua pasien yang memaksa pulang merupakan pasien tanpa gejala (OTG). Mereka masih menjalani isolasi karena tes swab ketiga belum keluar.

“Swab sudah dilakukan, hanya hasilnya belum keluar. Biasanya memang lima hari, tetapi karena antre se-Jawa Timur, jadinya lama. Tetapi, rupanya pasien ini tidak sabar dan mamaksa pulang,” katanya.

Meski begitu, pihaknya memaklumi. Sebab, adat berkunjung dan berkumpul keluarga saat Lebaran di Sampang memang cukup kental. “Terpenting, aktivitas mereka tatap kami pantau sehingga tidak menular pada yang lain,” katanya.

Diketahui, hingga saat ini jumlah pasien positif corona di Sampang berjumlah 16 orang, empat di antaranya sembuh. Sebanyak 10 orang menjalani isolasi di gedung karangtina BLK dan dua orang pasien menjalani isolasi mandiri di rumah.


Editor : Ihya Ulumuddin