Amankan Libur Nataru, Pemkot Surabaya Siapkan 3.000 Personel Gabungan

Ihya Ulumuddin ยท Senin, 23 Desember 2019 - 20:00 WIB
Amankan Libur Nataru, Pemkot Surabaya Siapkan 3.000 Personel Gabungan
Personel gabungan TNI, Polri dan Pemkot Surabaya menggelar apel persiapan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru di Balaikota Surabaya, Senin (23/12/2019). (Foto: iNews/Ihya 'Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan 3.000 personel gabungan untuk pengamanan libur Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019. BPB dan Linmas Surabaya juga membagikan 100 Alat Pemadam Ringan (APAR) ke sejumlah gereja di Kota Surabaya.

Petugas ini terdiri atas anggota Satpol PP 600 personel, BPB dan Linmas 720 petugas, Dishub 450 orang, PMK 600 personel, jajaran di Kecamatan 256 orang, Dinkes 205 petugas, Dinas Komunikasi dan Informatika 50 orang, serta jajaran Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP).

Kepala BPB dan Linmas Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan seluruh personel telah siap siaga melaksakan tugas. “Sasaran kita yang pertama, anggota kita ikut dalam pengamanan di pos-pos yang dibangun oleh kepolisian, baik Satpol PP maupun Kasatgas dan juga mobil-mobil PMK dan personel dari Dishub,” kata Eddy saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/12/2019).

Eddy juga menjelaskan, sejak hari Minggu (22/12/19), pihaknya mulai melakukan pemantauan kegiatan Misa Natal ke gereja-gereja di Kota Surabaya. Pemantauan ini akan dilakukan hingga Rabu (25/12/2019) mendatang.

“Anggota kita juga melakukan patroli bersama Satpol PP berkeliling ke gereja-gereja yang berada di jalan-jalan protokol dan jalan raya untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan,” katanya.

Tak hanya itu, Eddy mengaku, BPB dan Linmas Surabaya juga membagikan 100 Alat Pemadam Ringan (APAR) ke sejumlah gereja di Kota Pahlawan. Hal ini untuk mengantisipasi keamanan selama Perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

“Ada 100 APAR yang kemarin kita bagikan ke beberapa gereja yang besar-besar, masing-masing dua sesuai dengan jangkaun gereja itu. Sementara yang lainnya nanti menyusul,” katanya.

Selain menggelar patroli bersama dan pemantauan ke gereja-gereja, Pemkot Surabaya juga menyiagakan personel di delapan Posko Terpadu dan 35 Pos Pantau selama 24 jam. Bahkan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebelumnya telah memberikan arahan melalui surat edaran kepada masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Lurah, untuk menyiapkan jadwal (piket) pengamanan di kantornya masing-masing.


Editor : Umaya Khusniah