Ada 472 Klaster Covid-19 di Jawa Timur, Pemda Harus Disiplin Tracing  

Lukman Hakim · Rabu, 30 Juni 2021 - 13:40:00 WIB
Ada 472 Klaster Covid-19 di Jawa Timur, Pemda Harus Disiplin Tracing  
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Mojokerto, Selasa (29/6/2021) malam. (istimewa).

MOJOKERTO, iNews.id - Jumlah klaster penyebaran Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) mencapai 472. Ratusan klaster ini menyebar di 38 kabupaten/kota di Jatim dengan total kasus mencapai 1.342. 

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan, untuk mencegah munculnya klaster baru, pihaknya berharap agar pemerintah daerah disiplin menerapkan tracing. "Kabupaten Mojokerto juga harus disiplin tracing," katanya rapat koordinasi bersama seluruh pejabat di Pemkab Mojokerto Selasa (29/6/2021) malam. 

Saat ini, kata dia, Pemkab Mojokerto pun sudah menerapkan penanganan intensif, yakni ketika ada 1 pasien positif, maka dilakukan tracing kepada 20 hingga 25 orang. Untuk memperkuat tracing, BPBD Jatim akan membantu pengadaan antigennya. 

"Arahan Ibu Gubernur Khofifah, BPBD akan terus memantau sinergi apa yang bisa kita bangun dalam kaitan dengan proses tracing," ujar mantan Bupati Trenggalek tersebut.

Dari hasil rapat koordinasi tersebut, Emil menyampaikan beberapa tindakan yang sudah dilakukan Pemkab Mojokerto dalam menangani lonjakan kasus Covid-19. 

Antara lain, mengidentifikasi risiko terkait agenda hajatan pernikahan. Data di Kantor Urusan Agama (KUA) dan Kementerian Agama (Kemenag) mencatat sekitar 800 pasangan akan melakukan pernikahan dalam waktu dekat. 

"Tentu ini menjadi atensi kita bersama. Mungkin ada peraturan, akad diperbolehkan tapi hajatan untuk sementara waktu ditiadakan," tuturnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2