74 Kasus Demam Berdarah Terjadi di Madiun sejak Januari 2020, 2 Meninggal

Antara ยท Selasa, 06 Oktober 2020 - 09:00:00 WIB
74 Kasus Demam Berdarah Terjadi di Madiun sejak Januari 2020, 2 Meninggal
Ilustrasi nyamuk demam berdarah. (Foto: Istimewa)

MADIUN, iNews.id – Dua kasus kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Madiun, Jawa Timur (Jatim) sejak Januari hingga September 2020. Jumlah total kasus demam berdarah sebanyak 74 pasien.

"Meski begitu, jumlah kasus tahun ini cenderung menurun dibandingkan 2019," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Amam Santosa, Senin (5/10/2020).

Dia menambahan, sesuai data 2019, terdapat 305 kasus demam berdarah di Kabupaten Madiun. Sebanyak empat pasien di antaranya meninggal dunia.

Untuk puncak kasus demam berdarah di Kabupaten Madiun tahun 2020 sudah terlewati yakni bulan April lalu. Meski demikian, dia tetap meminta warga waspada.

“Persebaran nyamuk aedes aegypti sebagai vektor virus demam berdarah juga terjadi ketika kemarau. Untuk mencegahnya, masyarakat harus disiplin dalam menjaga perilaku kebersihan lingkungannya," kata dia.

Dalam mewujudkan hidup bersih dan sehat, masyarakat bisa menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), seperti membersihkan bak mandi, mengubur barang bekas dan menutup tempat air.

Dia mengatakan, kegiatan PSN lebih efektif daripada pengasapan atau fogging dalam memberantas penyebaran nyamuk pembawa virus dengue. Upaya PSN harus lebih intensif lagi dilakukan saat musim hujan yang akan segera tiba pada akhir tahun ini.

“Kami terus menggalakkan sosialisasi PSN kepada warga di Kabupaten Madiun,” katanya.


Editor : Umaya Khusniah