70 Dokter Tangani Operasi Bayi Kembar Siam Akila dan Azila di RSUD dr Soetomo

Yudha Prawira ยท Jumat, 02 Agustus 2019 - 16:30 WIB
70 Dokter Tangani Operasi Bayi Kembar Siam Akila dan Azila di RSUD dr Soetomo
Foto kedua bayi kemar siam Akila dan Azila yang akan menjalani operasi pemisahan di RSUD dr Soetomo. (Foto: iNews/Yudha Prawira)

SURABAYA, iNews.id – Sedikitnya 70 tim dokter dan perawat akan disiapkan untuk menangani operasi pemisahan bayi kembar siam di RSUD di Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. Bayi kembar siam ini bernama Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina asal Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Keduanya bersama orangtua telah tiba di rumah sakit sejak Kamis (1/8/2019) malam.

Pantauan iNews, begitu tiba, tim dokter langsung membawa kembar siam dempet dada dan perut ini ke ruang anak untuk menjalani perawatan. Mereka juga menggelar rapat khusus untuk menentukan langkah selanjutnya dalam penanganan kembar siam tersebut.

“Tadi kami sudah rapat untuk membahas penanganan selanjutnya. Untuk tim yang disiapkan dalam operasi ini, ada 70 dokter termasuk perawat,” ujar Direktur RSUD dr Soetomo Dokter Joni Wahyuhadi, Jumat (2/8/2019).

Saat ini, kondisi kembar siam Akila dan Azila dalam keadaan baik dan sehat. Selain itu, tim dokter juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan serta Rumah Sakit (RS) Kota Kendari dalam penanganan bayi kembar siam tersebut.

Sementara itu, ayah bayi kembar siam, Jayasari berharap operasi pemisahan dapat segera dilakukan dan berjalan lancar.

“Semoga saat operasi tidak ada kendala. Hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi. Semuanya berlangsung lancar dan selamat,” kata Jayasari.

Diketahui, Akila dan Azila ini tercatat sebagai kembar siam ke-99 yang telah ditangani RSUD dr Soetomo Surabaya. Bayi ini merupakan rujukan dari RS Kota Kendari Sultra.

Diagnosa awal tim dokter, kembar siam berusia 1 tahun 2 bulan ini mengalami dempet dada hingga perut. Kondisi jantung kedua bayi terpisah, termasuk organ tubuh lainnya. Hanya hati atau lever yang terdiagnosa terdapat satu pada kedua bayi kembar siam tersebut.


Editor : Donald Karouw