Kanwil Kemenkumham Jatim Tetapkan 7 Lapas untuk Rujukan ODP Virus Corona

Ihya Ulumuddin ยท Senin, 23 Maret 2020 - 21:59 WIB
Kanwil Kemenkumham Jatim Tetapkan 7 Lapas untuk Rujukan ODP Virus Corona
Ilustrasi virus corona. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jatim menetapkan tujuh lembaga pemasyarakatan (Lapas) sebagai tempat pertolongan pertama bagi warga binaan yang bersatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus korona. Ketujuh lapas itu antara lain Lapas Kelas I Surabaya, Lapas Kelas I Malang, Lapas Kelas I Madiun, Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Lapas Kelas IIA Kediri, Lapas Perempuan Kelas IIA Malang dan Lapas Kelas IIA Pamekasan.

“Tujuh lapas untuk ODP ini merupakan langkah antisipasitif kami dalam mencegah penyebaran virus korona. Apalagi, di Jawa Timur, perkembangan virus korona ini semakin besar,” kata Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono, Senin (23/3/2020).

Penyebaran virus corona ini, lanjut Krismono, relatif sulit terdeteksi dan bisa mengenai seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, perlu upaya penanganan yang khusus dan komprehensif untuk mengatasinya.

“Terlebih kepada Pegawai maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada lapas/ rutan yang masuk kategori kelompok rentan terkena berbagai penyakit menular,” ujarnya.

Kristiono menambahkan, ketujuh lapas itu nantinya akan menjadi rujukan bagi lapas lain yang memiliki warga binaan yang masuk dalam ODP virus corona. Meski begitu, Krismono tetap meminta kepada seluruh lapas/ rutan di Jatim untuk menyediakan ruangan khusus untuk merawat warga binaan yang menunjukkan tanda-tanda terpapar corona.

“Ketika ditemukan tanda-tandanya, lapas/ rutan harus tanggap dan segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait,” katanya.

Lebih lanjut, Krismono menyebutkan bahwa ketujuh lapas itu dipilih karena terletak di kota besar yang mudah dijangkau. Selain itu, lapas-lapas tersebut memiliki bangunan klinik yang besar, tersedia dokter dan perawat.

“Tidak itu saja, kami juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk aktif melakukan sinergi dan kolaborasi dengan Dinas Kesehatan pemda terkait dalam upaya membantu mengadakan Alat Pelindung Diri (APD), Alat Pengukur suhu tubuh bagi Pegawai dan WBP dalam memberikan pelayanan agar tidak perpapar Covid-19,” katanya.


Editor : Umaya Khusniah