4 Staf Dispendukcapil Mojokerto Positif Covid-19, Kantor Ditutup untuk Sterilisasi

Sholahudin ยท Selasa, 22 September 2020 - 17:31:00 WIB
4 Staf Dispendukcapil Mojokerto Positif Covid-19, Kantor Ditutup untuk Sterilisasi
Kantor Dispendukcapil Mojokerto tutup sementara akibrat 4 stafnya positif Covid-19. (Foto: iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id - Sebanyak empat staf bagian pelayanan KTP dan KK Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) terkonfirmasi Covid-19. Akibatnya kantor layanan tersebut ditutup sejak 21-23 September untuk proses sterelisasi.

Pengelola kantor Dispendukcapil menutup rapat pintu gerbang dan melarang semua orang untuk masuk. Di depan pintu gerbang terdapat papan pengumuman yang berisi penutupan kantor selama tiga hari.

Untuk pengurusan baik secara online ataupun offline ditutup sementara waktu hingga kondisi dinilai aman.

Akibat penutupan tersebut, sejumlah warga yang akan mengurus KK dan KTP, terpaksa kecewa. Rata-rata, masyarakat tidak mengetahui adanya penutupan kantor akibat Covid-19 tersebut. Meski demikian, mereka memaklumi penutupan tersebut.

"Saya mau urus KK, tapi tidak tahu kalau tutup. Ga apa-apa nanti Kamis kesini. Kecewa sih tapi sedikit," kata salah satu warga, Anik.

Hal senada juga disampaikan warg lain, Agus Rahadjo. Dia juga tidak tahu jika kantor ini tutup akibat Covid-19.

"Sekarang balik dulu, nanti Rabu atau Kamis ke sini lagi," katanya.

Jubir Covid-19 Pemkab Mojokerto, Ardi Sepdiantoro mengatakan, sebelumnya ada dua pegawai yang positif Covid-19 dari hasil swab 17 September lalu. "Dua staf itu melakukan tes swab mandiri dan hasilnya positif," katanya, Senin (21/9/2020).

Selanjutnya sebanyak 60 staf menjalani tes swab massal. Hasilnya, dua staf dinyatakan positif Covid-19 sehingga total menjadi empat orang. Seluruh staf yang terpapar Covid -19 menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Hingga Senin, 21 September 2020 melalui website covid19.mojokertokab.go.id, total kasus terkonfirmasi Covid-19 18 kecamatan di Mojokerto mencapai 745 orang. Sebanyak 109 orang menjalani isolasi.

Sementara pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 606 orang. Sedangkan yang meninggal dunia berjumlah 28 orang.

Editor : Umaya Khusniah

Bagikan Artikel: