4 Bulan Tutup, Layanan Perekaman KTP Elektronik Baru di Surabaya Kembali Dibuka

Ihya Ulumuddin ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 22:00 WIB
4 Bulan Tutup, Layanan Perekaman KTP Elektronik Baru di Surabaya Kembali Dibuka
Warga sedang melakukan perekaman KTP elektronik di Mal Layanan Publik Siaola, Kota Surabaya, Rabu (29/7/2020).(foto: istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Pelayanan khusus perekaman baru Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di Mal Pelayanan Publik Siola, Kota Surabaya, kembali dibuka, Rabu (29/07/2020). Sejak empat bulan lalu, seluruh layanan ini ditutup lantaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor tersebut positif Covid-19.

“Sejak pertama kali pandemi itu kita liburkan sementara. Karena memang prosesnya layanan ini seluruhnya harus ketemu. Karena dia harus merekamkan sidik jarinya, iris matanya, tanda tangan dan mengambil fotonya,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Agus Sonhaji, Rabu (27/07/2020).

Sedangkan untuk layanan lain, seperti cetak ulang KTP elektronik rusak, hilang, atau perubahan KK, sejak awal pandemi tetap berjalan melalui online. Sebab, layanan tersebut dapat dilakukan tanpa harus bertemu langsung antara warga dengan petugas.

Agus menyebut, selama empat bulan tidak melayani perekaman baru KTP elektronik, akhirnya banyak warga yang mengalami kesulitan. Karenanya, pihaknya kemudian mencari metode yang aman supaya tidak terjadi penularan saat proses perekaman baru KTP elektronik tersebut.

“Akhirnya kita carikan beberapa alternatif percobaan untuk bagaimana alat rekam KTP elektronik bisa berfungsi aman. Setelah kita riset sekitar satu bulan itu, akhirnya minggu lalu kita simpulkan ini aman,” ujarnya.

Dia mengatakan, metode baru tersebut diterapkan sebagai upaya untuk menghindari kontak langsung antar warga dengan petugas. Selain itu untuk meminimalisasi kontak antar warga dengan alat perekaman.

“Dengan standar prosedur baru itu, maka kemudian membuat risiko kontak langsung tersebut menjadi diminimalkan,” katanya.
Standar beru tersebut antara lain mewajibkan warga mencuci tangan dengan sabun, serta dilakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun. Setelah masuk, warga itu kemudian dilakukan penyemprotan disinfektan dan menggunakan hand sanitizer.

“Jadi ada tiga tahapan untuk membersihkan atau mensterilkan tangan. Kemudian dia datang ke situ mengisi tanda tangan maka dengan kondisi tangan sudah bersih,” ujarnya.

Kemudian, saat proses perekaman iris mata, warga itu diarahkan menggunakan pelindung mata dari mika yang telah disediakan Dispendukcapil Surabaya. Pelindung mata ini sekali pakai, sehingga setelah selesai digunakan langsung dibuang. “Kita siapkan di situ tinggal menggunakan,” katanya.

Namun, sebelum warga datang ke Kantor Dispendukcapil Surabaya untuk melakukan perekaman baru KTP elektronik, mereka diwajibkan dahulu mendaftar antrean melalui online di laman https://ssw.surabaya.go.id. Mereka yang telah mendaftar antrean melalui online, akan mendapatkan bukti nomor antrean berupa barcode serta urutan jam pelayanan.


Editor : Ihya Ulumuddin