3 Pekerja Tewas Saat Kuras Sumur Penampungan Air di Tuban

Pipiet Wibawanto ยท Jumat, 28 September 2018 - 17:36 WIB
3 Pekerja Tewas Saat Kuras Sumur Penampungan Air di Tuban
Petugas mengevakuasi jenazah korban pekerja yang tewas saat menguras sumur di Desa Margo Mulyo, Kecamatan Kerek, Tuban, Jumat (28/9/2018). (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto)

TUBAN, iNews.id - Warga Kabupaten Tuban, Jawa Timur, digegerkan dengan tewasnya tiga orang di dalam sumur penampungan air bawah tanah milik salah satu warga setempat, Jumat (28/9/2018) siang tadi. Ketiga korban merupakan pekerja yang hendak menguras dan membersihkan tandon air. Diduga ketiganya tewas usai menghirup gas beracun dan pingsan hingga akhirya tenggelam di dalam sumur.

Ketiga korban yang tewas masing-masing bernama Surono, Warsimo dan Waspodo, warga Desa Margo Mulyo, Kecamatan Kerek, Tuban. Ketiga korban tewas saat menguras sumur penampungan di gudang milik Eli, warga setempat.

Petugas dari Tim Vertical Rescue, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, mengevakuasi dengan sistem zetric untuk mengangkat ketiga korban naik ke permukaan. Setelah beberapa waktu, korban satu per satu berhasil diangkat petugas.

Informasi yang dihimpun, ketiga korban awalnya akan menguras dan membersihkan sumur penampungan air itu sekitar pukul 10.30 WIB siang. Sebelumnya, mereka bersama-sama membersihkan penampungan air dengan cara menyedot menggunakan mesin diesel.

“Karena diesel mati, salah satu korban turun untuk mengecek pipa di dalam sumut. Namun baru saja masuk, korban sudah tersungkur ke dalam air dan tewas. Seorang rekan korban yang bermaksud ingin menolong juga malah jatuh pingsan dan turut tenggelam,” ucap Kapolsek Kerek, AKP Mujito, Jumat (28/9/2018).

Mengetahui hal tersebut, salah seorang warga, Mustain, yang hendak ke masjid untuk salat jumat, mendengar teriakan minta tolong korban. Setelah mencari sumber suara, Mustain melihat ada orang dalam sumur penampungan air dalam tanah itu.

“Saya mendengar teriakan minta tolong. Pas saya datangi ternyata ada tiga orang dalam sumur. Saya agak sakit waktu itu jadi tak bisa menolong. Terus saya lapor ke polisi,” ucap Mustamin.

Namun pada saat petugas datang, ketiga korban sudah mengapung di dalam sumur. Karena kondisi dalam bak tersebut diduga mengandung gas beracun, polisi lalu meminta bantuan tim rescue dari BPBD Tuban.

Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah ketiga korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tuban, guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Setelah proses dinyatakan selesai, ketiga jenazah korban segera diserahkan ke keluarganya masing-masing.


Editor : Himas Puspito Putra