3 ASN Inspektorat Mojokerto Positif Covid-19, Salah Satunya Istri Sekda Jombang

Tritus Julan, Sindonews ยท Selasa, 28 Juli 2020 - 18:13 WIB
3 ASN Inspektorat Mojokerto Positif Covid-19, Salah Satunya Istri Sekda Jombang
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto Ardi Septian. (Foto: SINDOnews/Tritus Julan)

MOJOKERTO, iNews.id - Kasus Covid-19 masih terus bertambah di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim). Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Inspektorat terkonfirmasi positif Covid-19 dan satu di antaranya istri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Ahmad Jazuli.

Tiga orang ASN di Kantor Inspektorat Kabupaten Mojokerto itu dinyatakan positif terinfeksi virus corona berdasarkan hasil tes swab. Pemeriksaan dilakukan setelah istri Sekda Jombang, Ahmad Jazuli yang bertugas di instansi tersebut, dinyatakan positif Covid-19.

"Ada 60 pegawai yang menjalani tes swab. Hasilnya dua orang yang positif sedangkan yang lainnya negatif. Satu ASN laki-laki karantina mandiri di rumahnya dan satu lagi ASN wanita di RSUD RA Basoeni Gedeg," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto Ardi Septian, Selasa (28/7/2020).

Ardi mengatakan, hingga kini belum diketahui dari mana penularan itu terjadi. Apakah dari istri Sekda Jombang Ahmad Jazuli atau dari klaster lain. Saat ini, pihaknya juga masih melakukan tracing secara masif asal muasal penyebaran virus corona di lingkungan Inspektorat Kabupaten Mojokerto.

"Untuk riwayat masih ditelusuri. Kalau menurut ceritanya berawal dari Pak Sekda Jombang yang positif. Istrinya pegawai di Inspektorat ternyata juga positif, karena itu dilakukan tes swab ke seluruh karyawan," katanya.

Ardi menuturkan, selain istri Sekda Jombang, salah satu ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19, yakni istri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul Yaqin. Pihaknya juga melakukan tes swab terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat.

"Pak Didik juga langsung dites swab hari ini. Untuk hasilnya masih menunggu karena istrinya kan salah satu yang positif itu," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto ini.

Kendati terdapat tiga ASN yang dinyatakan positif, pemerintah daerah tak meliburkan aktivitas perkantoran di Inspektorat Kabupaten Mojokerto. Ardi beralasan, Inspektorat merupakan instansi vital. Apalagi, saat ini juga proses perubahan anggaran mulai dilakukan.

"Tetap (tidak diliburkan), karena Inspektorat juga instansi vital. Instansi ini juga tim anggaran, juga melakukan pengawasan. Jadi ya tetap buka walau hasil tes swab terbaru ada dua orang positif," kata Ardi.

Sementara, hingga kini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto mencapai 443 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 172 masih dalam perawatan medis. Sementara 253 orang lainnya dinyatakan sembuh dan 18 orang meninggal dunia.


Editor : Maria Christina