2 Puskesmas di Sampang Tutup Sepekan karena Dokter Terkonfirmasi Covid-19

Tikno Arie ยท Rabu, 17 Juni 2020 - 14:48 WIB
2 Puskesmas di Sampang Tutup Sepekan karena Dokter Terkonfirmasi Covid-19
Salah satu puskesmas di Sampang ditutup setelah dokter yang bekerja di sana positif Covid-19. (Foto: iNews/Tikno Arie)

SAMPANG, iNews.id - Dua puskesmas di Sampang, Jawa Timur (Jatim) terpaksa ditutup sementara menyusul meninggalnya satu tenaga medis akibat Covid-19. Tak hanya itu, istri tenaga medis tersebut juga positif Covid-19.  

Puskesmas yang ditutup berada di Kecamatan Tambelangan, tempat almarhum dr Deny yang meninggal dunia pada Senin (15/6/2020) akibat Covid-19. Puskesmas kedua berada di Kecamatan Robatal, yang merupakan tempat kerja istri dr Deny.

Pasien yang juga seorang dokter tersebut saat ini masih dirawat di Surabaya bersama anaknya yang masih balita.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Mohammad Djuwardi mengatakan, penutupan terpaksa dilakukan pada dua puskesmas tersebut selama sepekan. Tujuannya untuk memutus rantai Covid-19.

Selain penutupan puskesmas, seluruh petugas di dua puskesmas tersebut juga sudah dirapid test. Hasilnya, beberapa petugas medis dari Puskesmas Robatal reakatif.

"Saat ini dua puskesmas itu ditutup selama satu minggu. Seluruh petugasnya sudah dirapidtes, semuanya melakukan isolasi mandiri. Yang menunjukkan reaktif hanya Puskesmas Robatal," katanya Selasa (16/6/2020).

Tampak ucapan duka dalam bentuk karangan bunga dari berbagai instansi ada di rumah duka dr Deny. Salah satunya dari bupati Kabupaten Sampang.

hHingga saat ini, dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang yang masih zona hijau tersisa tiga wilayah. Di antaranya, Kecamatan Torjun, Ketapang dan Sokobanah.


Editor : Umaya Khusniah