2 Pendaki Ini Tidur di Tenda saat Api Mengepung Hutan Gunung Panderman Kota Batu

Ihya Ulumuddin, Deni Irwansyah ยท Senin, 22 Juli 2019 - 11:25 WIB
2 Pendaki Ini Tidur di Tenda saat Api Mengepung Hutan Gunung Panderman Kota Batu
Pendaki asal Kabupaten Mojokerto yang selamat dari kobaran api hutan Gung Panderman bersama relawan dan petugas TRC BPBD Kota Batu, Minggu (21/7/2019). (Foto: IST)

BATU, iNews.id – Dua pendaki asal Kabupaten Mojokerto, Muchamad Adnan Fanani dan Firgiawan Listanto, selamat dari kobaran api yang membakar Hutan Lindung Gunung Panderman, Minggu (21/7/2019). Sekitar pukul 22.00 WIB, dua remaja ini berhasil dievakuai petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu.

Saat itu, kedua remaja tersebut tengah pulas tertidur. Sementara kobaran api mendekat, hanya berjarak kurang lebih 15 meter dari tenda. Beruntung, petugas cepat datang dan mengevakuasi keduanya ke pos pantau.

“Laporan dari pos pantau, ada dua pendaki di puncak. Saat itu juga kami naik untuk menjemput karena mereka tidak bisa dihubungi,” kata regu penolong TRC BPBD Batu Gunawan, Senin (22/7/2019).

Gunawan mengatakan, tim evakuasi berangkat Minggu malam pukul 20.00 WIB dan kembali pukul 22.00 di pos pantau Gunung Panderman. Tim membawa dua orang pendaki terakhir itu dengan selamat.

“Mereka ini mulai naik pukul 15.00 WIB dan sampai di puncak pukul 18.00 WIB. Setelah itu mendirikan tenda. Saat kami jemput, kedua pendaki ini sedang tidur di dalam tenda. Mereka tidak tahu kalau api sudah mengepung,” katanya.

Gunawan mengatakan, saat berada di dalam tenda, kedua pendaki sebenarnya sudah mendengar suara retakan. Namun, mereka tidak mengetahui bahwa suara itu kobaran api.

“Mereka mikirnya (suara retakan) bukan kebakaran, hanya pohon terkena angin sehingga tetap tidur,” katanya.

Kedua pendaki tersebut baru menyadari ada kebakaran, setelah tim evakuasi membangunkan mereka dan melihat situasi sekitar. “Ya jarak tenda mereka dengan kebakaran itu sudah dekat. Kurang lebih 15 meter. Mereka kemudian langsung dievakuasi untuk turun,” katanya.

Diketahui, Hutan Lindung Gunung Panderman terbakar hebat, Minggu (21/7/2019) malam. Kobaran api menjalar begitu cepat dan meluas hingga menghanguskan 22 hektare (ha) dari total luas hutan lindung 165 ha.

Penyebab kebakaran hebat ini belum diketahui. Namun, kuat dugaan akibat musim kemarau, bukan ulah pendaki. Sebab, titik api tidak berada di jalur pendakian.


Editor : Maria Christina