2 Kakek di Tuban Duel Masalah Tanah, 1 Tewas akibat Sabetan Sabit

Pipiet Wibawanto ยท Jumat, 05 Juni 2020 - 15:08 WIB
2 Kakek di Tuban Duel Masalah Tanah, 1 Tewas akibat Sabetan Sabit
Jenazah kakek Hana yang tewas usai duel dengan tetangga di Tuban, Jatim. (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto)

TUBAN, iNews.id – Dua orang kakek di Tuban, Jawa Timur (Jatim) duel akibat sengketa tanah. Salah satu di antaranya tewas bersimbah darah akibat sabetan sabit, Jumat (5/6/2020) pagi.

Hana Tjahaja Adji Djojo (68) tewas usai duel dengan Mardam (68) yang masih tetangga. Keduanya adu mulut dan berakhir duel di daerah pesisir Pantai Utara Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban.

Usai mengetahui lawannya tewas, Mardam akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Di hadapan polisi, Mardam mengatakan saat itu hendak pulang usai mencari rumput dan bertemu korban.

Hana sempat menuduh pelaku merebut tanah miliknya, hingga akhirnya terlibat perkelahian. Korban memukul pelaku menggunakan kayu. Tidak terima dipukul, pelaku membacok korban menggunakan sabit.

“Saya dituduh mengambil tanahnya. Masalah itu sudah lama, namun korban tidak terima,” katanya.

Pelaku mengatakan, saat itu, korban sempat memanggil perangkat desa untuk menunjukkan batas tanah. “Tanahnya gak luas, hanya sedikit, tepanya di belakang rumah untuk kandang,” katanya.

Akibat sabetan itu, korban menderita luka di leher dan perut. Korban pun tewas di lokasi kejadian.

Setelah memastikan korban tewas, pelaku menyerahkan diri ke Mapolsek Tambakboyo dengan membawa serta barang bukti sebilah sabit yang berlumuran darah.

Sementara itu, Kapolsek Tambakboyo, Iptu Darmono mengatakan, korban dibacok beberapa kali dan mengenai perut. Usai kejadian, pelaku menyerahkan diri.

“Usai menerima penyerahan diri pelaku, petugas segera melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara,” katanya.

Mayat korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dokter Koesma Tuban untuk diautopsi. Sementara pelaku menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tambakboyo, Tuban.


Editor : Umaya Khusniah