2 Buron Pelaku Pembunuhan di Kebun Tebu Jombang Menyerahkan Diri

Mukhtar Bagus ยท Kamis, 18 Oktober 2018 - 11:01 WIB
2 Buron Pelaku Pembunuhan di Kebun Tebu Jombang Menyerahkan Diri
Dua pelaku pembunuhan yang mayat korbannya ditemukan di kebun tebu, Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Jombang, Ahmad (18) dan Eko Rizki Yulianto, saat diperiksa petugas di Mapolres Jombang, Kamis (18/10/2018). (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

JOMBANG, iNews.id - Setelah hampir dua pekan buron, dua dari tujuh pelaku pembunuhan terhadap pemuda yang mayatnya ditemukan di kebun tebu, Jombang, Jawa Timur, akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Dengan demikian saat ini masih ada lima pelaku yang masih kabur dan terus dikejar oleh petugas.

Sebelumnya, korban atas nama Mohamad Abdul Khoir (28) ditemukan tewas mengenaskan di kebun tebu Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Jombang. Peristiwa pembunuhan itu terjadi saat pelaku dan teman-temannya sedang dalam perjalanan mengendarai motor dari Desa Curahmalang menuju Desa Budugsidorejo.

Kedua pelaku yakni Ahmad (18) dan Eko Rizki Yulianto, warga Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Jombang, menyerahkan diri lantaran tak tahan menjadi buron dan terus dikejar polisi. Selama buron keduanya bersembunyi di wilayah bangil pasuruan.

Polisi sebelumnya juga berhasil mengamankan AF, remaja berusia 17 tahun yang ikut mengeroyok dan memukuli korban hingga tewas. Dengan demikian saat ini masih ada lima orang lagi yang masih buron dan dikejar oleh polisi.


Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setya Budi menjelaskan, peristiwa pembunuhan terhadap mohamad abdul khoir (28), warga desa budugsidorejo kecamatan sumobito terjadi pada tanggal 8 oktober lalu.

“Saat itu, korban bersama teman-temannya sedang mengendarai motor dan melintas di desa curahmalang melewati para pelaku yang sedang bekerja mengatur jalan karena sedang ada perbaikan,” ucapnya Kamis (18/10/2018).

Pada saat melintas itu, rombongan korban menggeber-geber gas motornya hingga membuat para para pelaku tersinggung dan langsung menyerang rombongan korban. Nahas, korban yang berada di posisi belakang menjadi sasaran penyerangan pelaku hingga babak belur dan tewas akibat dipukuli dengan potongan kayu besar.

Kepada lima pelaku lainnya yang saat ini masih buron, polisi mengimbau agar segera menyerahkan diri. “Jika tidak dan sampai tertangkap kami akan memberi tindakan tegas,” kata Gatot.


Editor : Himas Puspito Putra