14 Tenaga Kesehatan RSUD Mojosari Positif Covid-19, Operasi Tak Digelar 10 Hari

Sholahudin ยท Selasa, 28 Juli 2020 - 19:55 WIB
14 Tenaga Kesehatan RSUD Mojosari Positif Covid-19, Operasi Tak Digelar 10 Hari
Kepala RSUD Prof Dr Soekandar Dokter Jalu Naskutub memberikan keterangan kepada wartawan terkait 14 perawat yang positif Covid-19, Selasa (28/7/2020). (Foto: iNews/Sholahuddin)

MOJOKERTO, iNews.id – Sebanyak 14 tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Profesor Doktor Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan kondisi ini, rumah sakit tidak melayani operasi sementara kepada pasien karena seluruh perawat tersebut bertugas di ruang sentra operasi terpadu.

Kepala RSUD Prof Dr Soekandar Dokter Jalu Naskutub mengatakan, banyaknya tenaga perawat yang positif Covid-19 membuat tiga ruangan sentra operasi terpadu di antaranya lima ruang operasi, ruangan observasi dan ruangan anestesi, ditutup sementara selama 10 hari ke depan.

“Untuk sementara RSUD Profesor Doktor Soekandar tidak melayani operasi kepada pasien,” kata Jalu Naskutub saat konferensi pers, Selasa (28/7/2020).

Dia mengatakan, awalnya hanya empat perawat ruang bedah sentra terpadu yang menjalani rapid test dan tes swab. Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Mojokerto kemudian menyampaikan hasilnya, Senin kemarin (27/7/2020), yang memastikan keempat orang tersebut positif Covid-19.

“Minggu kemarin telah dilakukan isolasi setelah keempat perawat dikonfirmasi positif Covid-19,” kata Jalu Naskutub.

Menindaklanjuti hasil tersebut, pihak rumah sakit kemudian melakukan rapid test dan tes swab kepada seluruh dokter dan perawat di ruang sentra operasi terpadu. Dari hasil tes swab yang disampaikan Senin kemarin, 10 tenaga kesehatan perawat dikonfirmasi positif Covid-19. Ke-10 perawat ini akan dijemput dari rumah masing-masing untuk diiisolasi di rumah sakit.

“Dengan begitu, secara total ada 14 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Jadi ini hampir 50 persen dari tenaga kesehatan yang positif. Untuk sementara ini pelayanan ruang operasi ditutup,” katanya.

Selama penutupan 10 hari, rumah sakit melakukan pembersihan ruangan dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Sementara itu untuk pelayanan lain seperti IGD, Poli Pelayanan Umum Pasien dan ruangan lainya masih melayani pasien seperti biasa. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan pelayanan di rumah sakit milik Pemkab Mojokerto ini.

“Insyaallah hari Senin kita sudah operasional kembali untuk ruang operasi,” ujarnya.


Editor : Maria Christina