12 Remaja di Probolinggo Terjaring Razia Satpol PP saat Pesta Miras di Sawah

Hana Purwadi ยท Selasa, 26 November 2019 - 20:07 WIB
12 Remaja di Probolinggo Terjaring Razia Satpol PP saat Pesta Miras di Sawah
Belasan remaja di Probolinggo kena razia Satpol PP lantaran kedapatan pesta miras di sawah, Selasa (26/11/2019). (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id - Belasan remaja di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur terjaring razia petugas Satpol PP ketika pesta minuman keras (miras) di area sawah. Mereka dibawa ke Makopol PP untuk dibina dengan cara push up dan baca Surat Al Fatihah.

Sebanyak 12 remaja terjaring Tim URC Pol PP ketika pesta miras di Kelurahan Kraksaan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (26/11/2019) petang. Di lokasi, petugas menemukan barang bukti beberapa botol minuman keras oplosan yang terbuat dari arak campur minuman energi.

Saat terjaring petugas, pemuda-pemuda ini diperiksa satu per satu dan diminta melepas kaos. Petugas juga memeriksa sepeda motor yang dipakai. Mereka lantas digelandang ke kantor menggunakan mobil patroli.

BACA JUGA: Remaja 17 Tahun di Muna Sultra Tikam Teman setelah Pesta Miras, Diduga Karena Dendam Lama

Usai didata, belasan remaja yang dalam kondisi setengah mabok ini dihukum push up, hormat bendera dan baca Surat Al Fatihah sebanyak 10 kali. Mereka juga mengucapkan kalimat untuk tidak mengulangi perbuatannya. Remaja ini diizinkan pulang jika dijemput orang tuanya.

Kasi Ops Pol PP Kabupaten Probolinggo, Mashudi mengatakan pembinaan ini diharapkan menjadi pelajaran dan efek jera terhadap remaja yang suka mabuk. Selain itu juga menjadi pelajaran orang tua agar tahu perbuatan anaknya saat di luar rumah.

“Padahal kami sudah sering memgadakan patroli tapi kok tetap saja ada yang melanggar. Pemuda-pemuda ini banyak yang berasal dari luar Kota Kraksaan,” katanya, Selasa (26/11/2019).

BACA JUGA: Miris, Ratusan HP Siswa SMP di Sragen Simpan Gambar dan Video Porno

Terjaringnya belasan remaja mabok ini berkat laporan masyarakat setempat. Menurut mereka, di area persawahan tersebut sering dijadikan tempat anak muda pesta miras.

“Aksi mereka yang ramai dan terkadang berteriak sangat menganggu warga yang lalu melaporkannya ke Satpol PP,” katanya.


Editor : Umaya Khusniah