10 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh, Petugas Medis Kewalahan 

Avirista Midaada · Rabu, 07 Juli 2021 - 09:41:00 WIB
10 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh, Petugas Medis Kewalahan 
Pasien Covid-19 menjalani perawatan (ilustrasi).

MALANG, iNews.id - Sebanyak 10 rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang penuh. Banyaknya kasus baru Covid-19 di Kota Malang menyebabkan seluruh bed terisi hingga tenaga medis kewalahan. 

Sejumlah rumah sakit sebenarnya telah menambah bed perawatan. Namun, ruang tambahan tersebut tetap tak mencukupi. 

"Masing masing rumah sakit sudah berusaha menambah bed agar BOR bisa turun, tapi begitu ditambah tempat tidur, penuh lagi. Untuk ICU sudah 100 persen, IGD Covid-19 sudah terisi 125 persen, itu sudah stagnan, ruang isolasi sudah 97 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif, Rabu (7/7/2021). 

Karena itu, pasien positif Covid-19 yang dirujuk ke rumah sakit hanyalah pasien dengan gejala sedang dan berat, mengingat terbatasnya kapasitas rumah sakit rujukan. Sedangkan pasien Covid-19 dengan gejala ringan bila tidak memungkinkan akan digeser ke safe house Pemkot Malang atau RS Lapangan Idjen Boulevard.

"Yang (gejala) ringan, biasanya kita geser ke safe house atau RS lapangan, penting diharap bisa solasi mandiri yang aman, dengan memberi informasi pada wilayah, dalam hal ini adalah puskesmas, sehingga tahu di puskesmas ada yang bisa mantau," katanya. 

Dia juga meminta pasien yang menjalani isolasi mandiri tetap menjalankan protokol kesehatan selama berada di rumah, serta memperhatikan kondisi rumah.

"Harus memenuhi rumah sehat. Yakni ventilasi udara cukup, sinar matahari juga cukup dan kepadatan yang normal" katanya. 

Sementara itu Koordinator RS Lapangan Idjen Boulevard dr Heri Susanto mengatakan, kapasitas RS Lapangan Idjen Boulevard hingga Rabu pagi sudah terisi nyaris 99 persen. Dari 311 bed yang tersedia, hampir semuanya terisi pasien Covid-19 bergejala ringan.

"Ada 311 pasien yang dirawat dari 317 bed, artinya hampir 100 persen penuh," ujarnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Bagikan Artikel: