10 Anggota Sapol PP Kota Probolinggo Positif Covid-19, Semuanya OTG
PROBOLINGGO, iNews.id - Sepuluh Anggota Satpol PP dan Pemadam kebakaran Kota Probolinggo, terpapar Covid-19. Dari 10 anggota tersebut, semuanya tanpa Gejala (OTG) dan kini menjalani isolasi di Rumah Karantina.
Plt kepala Dinas kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB (DKP2KB) Kota Probolinggo, Nurul Hasanah Hidayati, menuturkan hasil dari screening untuk meminimalisir penyebaran Covid 19 sebelum tahun baru (30/12/2020). Hasilnya 10 positif, dan kemudian dilakukan isolasi di Rumah Karantina.
"Hasil screening ada 10 pegawai , kemudian dilakukan isolasi di rumah karantina," kata Nurul, senin (4/1/2021).
Nurul mengatakan, ke-10 anggota Sapol PP sengaja diisolasi di Rumah Karantina karena mereka merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat. Harapannya, di lokasi karantina pemulihan mereka berlangsung cepat.
"Satpol PP garda terdepan melayani keamanan masyarakat, sehingga harus diperhatikan kesehatanya. Setelah 14 hari ke depan, ketika hasil tes swab negatif bisa beraktifitas lagi," ujarnya.
Selain itu upaya isolasi di Rumah Karantina dilakukan karena saat ini klaster keluarga juga mulai bermunculan. Satgas Covid 19 tidak ingin hal tersebut muncul di Kota Probolinggo. Sebab, klaster keluarga muncul karena isolasi mandiri yang tidak benar.
Atas kasus ini, Nurul memastikan Kantor Satpol PP Kota Probolinggo tidak dilockdown. Semua anggota dan staf tetap beraktivitas seperti biasa. Namun, dia memastikan, protokol kesehatan tetap dilakukan secara ketat.
"Masyarakat juga hendaknya selalu disiplin menjalankan 3 M (memakai masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak. Karena 3 M merupakan cara efektif mencegah penularan Covid 19," ujarnya.
Editor: Ihya Ulumuddin