1 dari 4 Tersangka Pengambil Paksa Jenazah di RS Paru Surabaya Positif Covid-19

Rahmat Ilyasan ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 11:06 WIB
1 dari 4 Tersangka Pengambil Paksa Jenazah di RS Paru Surabaya Positif Covid-19
Sejumlah orang membawa paksa jenazah pasien positif di RS Paru tanpa protokol Covid-19. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id – Satu dari empat tersangka pengambil paksa jenazah pasien di Rumah Sakit Paru Surabaya, Jawa Timur (Jatim) awal Juni lalu dinyatakan positif Covid-19. Semuanya diisolasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Keempat tersangka yakni MR (28), ADS (25), MKA (23) dan BPP (22). Mereka sebelumnya menjalani swab test dan hasilnya sudah keluar.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dengan terpaparnya tersangka pengambil paksa jenazah positif Covid-19 ini semoga menjadi pembelajaran masyarakat agar tidak melakukan hal serupa. Jenazah pasien Covid-19 berbahaya dan bisa menularkan kepada orang di sekitar sehingga pemakaman harus sesuai protokol Covid-19.

“Para tersangka ini menjalani rapid test, dilanjutkan swab test dan menjalani masa inkubasi. Hasilnya salah satu tersangka positif Covid-19,” katanya, Selasa (7/7/2020).

Dia mengatakan, penanganan kasus ini merupakan upaya melindungi masyarakat. Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

Andiko memastikan, meski tengah dalam perawatan dan isolasi, penyidikan kasus ini tetap berlanjut. “Proses sudah masuk penyidikan,” katanya.

Para tersangka pengambil paksa jenazah ibunya ini dijerat pasal berlapis di antaranya, Undang-Undang Karantina, Undang-Undang Wabah Penyakit dan KUHP Pasal 214 dan Pasal 216 tentang Perlawanan Secara Bersama-sama kepada Petugas Berwenang. Mereka diancam dengan hukuman di atas lima tahun penjara.


Editor : Umaya Khusniah