TUBAN, iNews.id - Sejumlah petani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menolak impor beras yang dilakukan pemerintah. Sebab, jika impor dilakukan harga beras di tingkat petani akan anjlok sehingga merugikan.
Saat ini, harga gabah di tingkat petani mengalami penurunan. Sebelumnya harga gabah Rp6.000 per kilogram, kini menjadi Rp5.200 per kilogram. Harga gabah kering dari semula Rp6.500 per kilogram turun menjadi Rp6.000 per kilogram.
Harga anjlok membuat para petani khawatir. Sebab, selama masa tanam, para petani mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan. Atas kondisi tersebut, para petani berharap pemerintah mengoptimalkan stok beras. Terlebih saat ini para petani sedang panen raya, sehingga stok beras melimpah.
Video Editor: Alvian Surya
Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait