Warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur digegerkan dengan tewasnya perempuan lansia di rumahnya pada Rabu (26/8/2026) siang. (Foto: Istimewa).

BOJONEGORO, iNews.id - Warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur digegerkan dengan tewasnya SI (60) di rumahnya pada Rabu (26/8/2026) siang. Korban tewas diduga dianiaya oleh anak kandungnya, MF (25).

Peristiwa tersebut terjadi pukul 11.00 WIB. Warga berdatangan setelah mendengar suara gaduh dari dalam rumah korban. Saat tiba di lokasi, warga menemukan SI dalam kondisi bersimbah darah dengan luka pada bagian kepala. 

Korban kemudian dinyatakan tewas di lokasi kejadian. Salah seorang tetangga korban, Rifan mengatakan, luka di kepala SI diduga akibat hantaman paving block.

“Dipukul dengan paving di bagian kepala. Dan korban meninggal di tempat dan langsung dibawa ke puskesmas,” kata Rifan dikutip dari iNews Bojonegoro.

MF yang berada di sekitar lokasi langsung ditangkap warga setelah kejadian. Terduga pelaku kemudian diserahkan kepada polisi yang tiba untuk menangani laporan tersebut.

Petugas memasang garis polisi di rumah korban. Polisi juga mulai melakukan pemeriksaan untuk mengungkap apa yang terjadi sebelum SI ditemukan tewas.

Sejumlah warga masih berada di sekitar rumah korban. Mereka menunggu perkembangan penanganan kasus yang menggemparkan lingkungan tersebut.

Dari keterangan warga, SI disebut memiliki riwayat penyakit stroke. Sementara MF dikabarkan mengalami gangguan kejiwaan. Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian. 

Polisi juga belum menyampaikan apakah kondisi kesehatan korban dan MF memiliki kaitan dengan peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, MF masih menjalani pemeriksaan sebagai terduga pelaku. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk menyusun rangkaian kejadian secara utuh.

Penyidik masih mendalami penyebab luka pada tubuh korban, kronologi dugaan penganiayaan, serta motif di balik peristiwa yang menyebabkan SI tewas.

Status MF pun masih dalam proses penyelidikan. Polisi mengingatkan bahwa seluruh informasi terkait kronologi dan motif masih menunggu hasil pemeriksaan serta keterangan resmi aparat penegak hukum.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network