JAKARTA, iNews.id - Profil Bima Sakti banyak diburu pencinta sepak bola Indonesia. Pelatih jebolan PSSI Primavera itu menjadi sorotan setelah timnas Indonesia di level junior yang dia tangani sukses menjuarai Piala AFF U-16.
Tak hanya itu, Bima Sakti juga banyak dipuji setelah berhasil meloloskan Indonesi ke Piala Asia U-17. Saat itu tim asuhan Bima Sakti menghancurkan Guam dengan skor 14-0.
Pencapaian ini tentu membuat siapa pun takjub, sehingga menanyakan sosok di balik kehebatan permainan Garuda Nusantara itu. Berikut informasi tentang biografi dan agama Bima Sakti yang telah dirangkum dari berbagai sumber:
Profil Bima Sakti
Bima Sakti Tukiman merupakan pemain sepak bola yang lahir di Balikpapan, Indonesia pada 23 Januari 46 tahun lalu. Pelatih Timnas Indonesia U-17 juga dikenal sebagai penganut Islam yang taat. Hal itu terlihat dari kebiasaannya mendengarkan murottal di ruang ganti pemain sebelum kick off.
Sebelum menjadi pelatih yang sukses, dia memulai karier juniornya di Sampdoria Primavera U-19 pada tahun 1994. Hanya enam bulan belajar di sana, Bima Sakti memulai karier profesionalnya di Pupuk Kaltim.
Setelah dua musim berlalu, gelandang tengah kreatif ini direkrut oleh Pelita Jaya yang merupakan tim papan atas saat itu. Tiga tahun membela Pelita Jaya, Bima Sakti berangkat ke PSM Makassar.
Tiga tahun berikutnya dia memperkuat Juku Eja. Setelah itu dia dibawa ke PSPS Pekanbaru dan dipertahankan selama tiga tahun.
Kemudian Bima Sakti berlabuh di tim yang membesarkannya, Persiba Balikpapan. Namun, hanya satu tahun dia bermain, sebelum akhirnya berlabuh ke Persema Malang.
Di tim ini, Bima Sakti bertahan cukup lama, hingga tujuh tahun. Setelah itu dia hijrah ke Perseba yang dibela Bima setahun sebelumnya. Kemudia di tahun 2014 gelandang ini diboyong oleh Mitra Kukar.
Masih di tahun yang sama di bulan Desember, Bima Sakti direkrut oleh Gresik United dengan status bebas transfer. Bersama tim asal Jawa Timur ini, Bima Sakti bertahan selama dua tahun.
Kemudian pada 14 Maret 2016, Bima Sakti kembali ke tim asalnya, Persiba. Tim ini menjadi pelabuhan terakhir Bima Sakti sebelum akhirnya gantung sepatu pada 1 Januari 2017.
Selain di klub, karier Bima Sakti di Timnas Indonesia juga cukup bagus. Tercatat dia mengoleksi 58 caps dengan torehan 12 gol. Bahkan, pada musim 1999-2000 dia meraih gelar pemain terbaik Indonesia.
Selain sebagai pemain, Bima Sakti juga moncer di dunia kepelatihan. Buktinya, pada tahun 2018 dia dipercaya menjadi pelatih interim Timnas Indonesia.
Tahun berikutnya dia menjadi pelatih kepala Tinbas Indonesia U-16 dan U-19. Kemudian pada tahun 2022 Timnas U-17 berhasil mengangkat trofi Piala AFF U-16. Itulah profil Bima Sakti, sosok hebat dan berprestasi.
Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait