Penampakan narkoba yang ditemukan dalam tempe sayur. (istimewa).

MALANG, iNews.id - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang menggagalkan penyelundupan narkoba dalam paket makanan. Narkoba jenis sabu, ganja dan pil itu dibungkus plastik dan dimasukkan dalam tempe sayur

Kepala Lapas Kelas I Malang, Heri Azhari mengatakan, penyelundupan narkoba bentuk sayur yang diterima pada Kamis (26/1/2023) sekitar pukul 10.45 WIB. Saat itu sebagaimana prosedur penitipan barang dikirimkan warga binaan wajib melalui pemeriksaan petugas. 

"Di saat itu, petugas melihat ada satu paket makanan sayur tempe yang terlihat mencurigakan sehingga diperiksa lebih lanjut," ucap Heri Azhari, Kamis (26/1/2023).

Kecurigaan kian terasa ketika membuka bagian tempe yang diiris sedikit. Tempe tersebut tidak terasa seperti tempe pada umumnya hingga akhirnya petugas membelah makanan yang dikirimkan itu.

"Setelah itu dibelah, ternyata di dalam tempe berisi kantong plastik kecil berisi sabu, ganja dan dua pil. Namun, kami belum tahu jenis pil tersebut," katanya.

Total dikatakan Heri, ada 1,25 gram ganja dan 1,5 gram sabu yang dikirimkan dalam bentuk makanan. Petugas pun berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial D yang diketahui merupakan pengirim paket makanan berisikan narkoba itu.

"Pelaku datang bersama seorang laki-laki mengendarai sepeda motor. Namun, pria itu berhasil kabur dengan meninggalkan sepeda motornya yang terparkir di depan Lapas Kelas I Malang," katanya.

Dirinya menambahkan, bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Malang Kota terkait hal tersebut.

"Kami langsung berkoordinasi dengan kepolisian. Pelaku berikut barang bukti juga telah kami serahkan ke pihak kepolisian. Dan hingga saat ini, kami masih menyelidiki untuk siapa barang selundupan itu ditujukan," tuturnya.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota Kompol Dodi Pratama mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menerima barang bukti kasus tersebut. Saat ini, petugas sedang melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus tersebut lebih lanjut.

"Saat ini masih kami dalami, dan petugas juga sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut atas temuan tersebut," katanya. 


Editor : Ihya Ulumuddin

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network