PACITAN, iNews.id - Suasana duka menyelimuti keluarga Sriyatin, warga Desa Mantren, Kecamatan Punung, Pacitan, Jawa Timur. Sriyatun baru saja kehilangan putra tercintanya, Arif Nur Rokhim (8) yang tewas tertimbun tanah saat sedang bermain di dalam lubang tanah yang digalinya, Senin (5/11/2018) siang.
Tubuh korban baru bisa dievakuasi oleh warga pada malam hari. Peristiwa nahas itu berawal saat korban pamit bermain kepada ibunya. Hingga magrib, korban belum kunjung pulang. Lantaran takut terjadi sesuatu, ibu korban mencari bersama warga lain di sekitar rumah.
Ternyata, korban ditemukan tertimbun tanah. Hal itu diketahui dari kedua kaki korban sedangkan perut hingga kepalanya tertimbun tanah. Hasil pemeriksaan tim medis dan petugas Polres Pacitan, korban tewas akibat gagal napas lantaran tertimbun tanah.
Hasil olah tempat kejadian, diduga korban bermain dengan membuat lubang seperti goa. Korban kemudian masuk ke lubang dengan cara merayap. “Saat separuh badannya masuk ke dalam tiba-tiba tanah gundukan itu ambles dan menimbun tubuh korban,” kata Kepala Desa Mantren, Kasmin.
Setelah dievakuasi, jasad korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Keluarga pasrah dan tidak menuntut atas kejadian tersebut.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait