JEMBER, iNews.id – Tabrakan maut antara mobil dan motor terjadi di ruas Jalan Raya Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Jember, Jawa Timur. Pengendara motor seorang siswi salah satu SMK di Jember meregang nyawa dalam kecelakaan yang terjadi Selasa (20/2/2018) pagi.
Informasi yang dihimpun, kasus kecelakaan itu berawal dari mobil Honda Jazz bernomor polisi P 1773 T, yang dikemudikan oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jember berinisial AR (23). Dia memacu kendaraan dari arah Bondowoso menuju Jember dengan kecepatan tinggi. Diduga, mobil yang dikemudikannya keluar jalur, dan di saat bersamaan dari arah berlawanan melintas Siti Nadifatul Kamilah (18) siswi SMK dalam perjalanan ke sekolah.
Tabrakan pun tak terhindarkan. Mobil itu kemudian menabrak dan menyeret korban dan motornya. Laju mobil baru terhenti saat menabrak warung makan yang berada di pinggir jalan. Kondisi motor rusak parah akibat tabrakan bahkan nyaris terbelah dua. Begitupun dengan kondisi bagian depan bangunan warung ikut hancur dihantam kendaraan. Sementara mobil pelaku penabrak mengalami ringsek di bodi bagian depan.
Warga di sekitar lokasi kejadian langsung berupaya melakukan pertolongan dan mengevakuasi para korban. Pengemudi mobil mengalami luka ringan di bagian kaki dan kepala, sedangkan pengendara motor tewas di lokasi kejadian. Kedua korban luka dan meninggal dunia kemudian dibawa ke Puskesmas Jelbuk.
“Saya melihat mobil Honda Jazz melaju kencang dan arah atas dan langsung menabrak motor dan menyeretnya. Mobil kemudian oleng dan menabrak warung nasi yang berada di pinggir jalan,” kata Ferry, saksi mata di lokasi.
Hingga saat ini, petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Petugas mendatangi, memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu juga dievakuasi ke Kantor Satlantas Polres Jember.
Sementara itu, duka mendalam dirasakan sejumlah teman-teman korban. Di lini masa media sosial (medsos) ungkapan duka mengalir dari teman korban, siswa dan siswi SMK Sabilil Muttaqin Bondowoso, tempat korban selama ini menempuh pendidikan.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait