Mayat pria ditemukan mengapung di sungai Desa Brenggolo, Bojonegoro, ternyata warga yang sebelumnya dilaporkan hilang. (Foto: Ist)

BOJONEGORO, iNews.id - Penemuan mayat laki-laki mengapung di sungai menggegerkan warga Desa Brenggolo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026) siang. Setelah dievakuasi dan diperiksa, korban diketahui merupakan warga Kecamatan Ngasem yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Korban diketahui berinisial IRF (29), warga Desa Wadang RT 002 RW 001, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Dia dilaporkan sebagai orang hilang setelah meninggalkan rumah dengan mengendarai sepeda motor sejak Kamis (3/9/2026) sore 

Jenazah korban kemudian dievakuasi dari sungai dan dibawa ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk menjalani pemeriksaan serta proses identifikasi.

Kapolsek Kalitidu Polres Bojonegoro AKP Saefudinuri SH membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Polisi menerima laporan dari warga mengenai penemuan jenazah di sungai wilayah Desa Brenggolo pada Sabtu siang.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Kalitidu mendatangi lokasi bersama Unit Identifikasi Satreskrim, Urkes Polres Bojonegoro, serta Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah dari sungai.

“Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga akhirnya identitas korban diketahui,” ujar Kapolsek dikutip dari iNews Bojonegoro, Minggu (6/9/2026).

Kapolsek mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban meninggalkan rumah sejak Kamis (3/9/2026) dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Alfa. Korban kemudian tidak kunjung pulang hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sungai.

Korban juga diketahui memiliki riwayat keterbelakangan mental. Meski demikian, dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” kata Kapolsek.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan.

”Jenazah korban telah kami serahkan kepada keluarga untuk dilakukan proses pemakaman,” kata Kapolsek AKP Saefudinuri.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network