BLITAR, iNews.id - Kericuhan mewarnai pertandingan sepak bola antara Polres Blitar dengan Polres Kota Blitar, di Stadion Supriadi, Blitar, Jawa Timur, Kamis (16/11/2017).
Kericuhan dipicu kartu merah yang diberikan wasit Anang Wahyudi kepada pemain kedua kesebelasan di babak tambahan. Kedua pemain yang mendapatkan kartu merah yakni, Istiono dari Polres Blitar Kota, dan Yoga Bagus dari Polres Blitar.
Tidak terima dengan keputusan wasit, suporter kedua kesebelasan pun melempari pemain dan panitia dengan botol air mineral. Aksi suporter tersebut baru berhenti setelah sejumlah petugas Polres Blitar turun menenangkan pendukung kedua kesebelasan.
Suporter kedua kesebelasan melemparkan botol air mineral ke bangku pemain dan official dalam laga sepak bola antara Polres Blitar dengan Polres Blitar Kota di Stadion Supriadi. (Foto: iNews.id/Robby Ridwan).
Pertandingan babak 16 besar Kapolda Jatim Cup 2017 pun kembali dilanjutkan. Dalam pertandingan tersebut, Polres Blitar yang bertindak sebagai tim tamu menang dengan skor 1-0. Mereka sebelumnya kalah 1-0 dari Polres Blitar Kota pada pertandingan berikutnya.
Pertandingan pun akhirnya dilanjutkan dengan perpanjangan waktu dengan skor imbang 2-2. Hasil akhir tersebut membuat Polres Blitar berhasil maju ke babak 8 besar karena unggul gol tandang.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait