Gedung DPRD Kota Surabaya terlihat sepi pascabelasan anggota dewan positif Covid-19. (Foto: iNews.id/Hari Tambayong).

SURABAYA, iNews.id - Kabar belasan anggota DPRD Kota Surabaya positif Covid-19 ternyata benar adanya. Selain unsur anggota, Ketua DPRD Adi Sutarwijono juga positif. Kepastian itu diakui sendiri oleh Adi melalui siaran persnya. "Saya positif Covid-19," katanya. 

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni menyebut sedikitnya 10 anggota DPRD Surabaya yang terpapar virus mematikan itu. Hanya saja, dia masih menunggu hasil resmi terkait hal itu.

Meski demikian, dia menjelaskan bahwa aktiviats anggota DPRD Surabaya tidak hanya di kantor saja, melainkan bisa dimana saja, termasuk di rumah. "Sehingga, bisa saja sewaktu-waktu bisa terpapar kalau imunnya menurun," katanya.

Ketua Golkar Surabaya ini menambahkan bahwa hal ini tidak ada kaitannya dengan klaster partai politik. Untuk itu, dia mengajak kepada masyarakat agar tidak lelah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Semoga kolega kami di DPRD diberikan kesembuhan. Untuk aktivitas di DPRD belum ada pembahasan, apakah rapat-rapat menggunakan luring atau daring," katanya.

Informasi yang dihimpun, penularan Covid-19 anggota DPRD Surabaya berawal dari acara peringatan Hari Lahir Presiden RI Soekarno (Bung Karno) di Blitar, Jatim, pada Minggu (6/6/2021). Acara tersebut dihadiri anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya. 

Sepulang dari Blitar, sejumlah anggota DPRD Surabaya marasakan badannya panas. Setelah dilakukan tes usap ternyata hasilnya ada yang positif Covid-19. Anggota dewan lainnya yang satu komisi dengan mereka juga dikabarkan ada yang tertular. 

Dengan demikian, semua anggota DPRD Surabaya mulai dari Komisi A, B, C dan D melakukan tes usap secara bertahap guna memastikan tertular atau tidak.


Editor : Ihya Ulumuddin

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network