PONOROGO, iNews.id - Dua mobil pikap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terlibat kecelakaan beruntun dengan bus pariwisata di simpang lampu merah Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (30/7/2026). Tidak ada korban dalam insiden tersebut, tetapi tiga kendaraan mengalami kerusakan.
Kecelakaan beruntun ini terjadi di ruas jalan raya Ponorogo-Solo. Peristiwa bermula ketika bus pariwisata bernomor polisi K 7358 OB berhenti saat lampu lalu lintas menyala merah.
Bus tersebut membawa rombongan asal Wonogiri, Jawa Tengah, menuju Trenggalek. Di belakangnya terdapat mobil pikap KDMP bernomor polisi B 9818 XSY yang dikemudikan Muhammad Irfandi.
Irfandi mengaku telah menghentikan kendaraannya dan menjaga jarak dengan bus. Namun, pikap KDMP lain bernomor polisi B 9838 XSY yang berada di posisi paling belakang diduga terlambat melakukan pengereman.
Pikap dari posisi belakang kemudian menghantam kendaraan yang dikemudikan Irfandi. Kerasnya benturan membuat mobil pikap tersebut terdorong ke depan hingga menabrak bagian belakang bus.
“Saya tadi sempat nurunin gigi. Mobil di depan berhenti, saya juga sudah berhenti. Tiba-tiba dari belakang langsung ditabrak dengan benturan yang cukup keras. Mobil saya terdorong ke depan dan menabrak bus,” ujar Irfandi dikutip dari iNews Ponorogo, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, kendaraan yang dikemudikannya sedang melakukan perjalanan dari Cikarang, Jawa Barat, menuju Koramil 0802 Ponorogo. Perjalanan tersebut dilakukan untuk mengirim kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih. Beberapa pikap melaju dalam iring-iringan sebelum terjadi kecelakaan.
Akibat tabrakan beruntun itu, mobil pikap B 9818 XSY mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang karena terjepit di antara bus dan pikap yang menabraknya. Sementara pikap B 9838 XSY mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Adapun bus pariwisata hanya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang.
Sopir bus pariwisata, Hari Suryono menegaskan kendaraannya telah berhenti beberapa detik sebelum tabrakan terjadi. Dia membantah melakukan pengereman secara mendadak.
“Saya sudah berhenti sekitar lima sampai sepuluh detik di lampu merah. Tiba-tiba dari belakang terdengar 'bruak'. Ternyata ada tabrakan beruntun, lalu kendaraan di belakang terdorong mengenai bus saya,” ucapnya.
Meski benturan menyebabkan kerusakan pada tiga kendaraan, seluruh pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara, memeriksa kendaraan, serta meminta keterangan pengemudi dan sejumlah saksi.
Petugas juga mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan di sekitar simpang Gandukepuh. Penyebab pasti kecelakaan masih didalami berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait