Lahan tebu di Jember terbakar hebat di Desa Grenden, Kecamatan Puger. Mobil damkar yang menuju lokasi sempat terjebak karnaval sound horeg. (Foto: iNews TV/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id - Kebakaran terjadi di lahan tebu di wilayah Desa Grenden, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jember. Petugas pemadam kebakaran yang hendak menuju ke lokasi sempat terhalang karnaval sound horeg.

Informasi dirangkum, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan di tengah kondisi lahan kering saat musim kemarau. Api dengan cepat membesar dan merembet ke bagian lahan lain.

Embusan angin, terik matahari serta daun tebu yang sudah tua membuat kobaran api cepat menjalar. Kondisi tersebut sempat membuat warga khawatir kebakaran meluas. Terlebih, vegetasi kering di sekitar lokasi membuat api mudah berpindah dari satu titik ke titik lainnya.

Petugas BPBD Jember Wahyudi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim kemarau. Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar sampah di lahan kering.

"Memang kita masuk di musim kemarau, kami imbau warga agar tidak membuang sampah maupun membakarnya. Bagi perokok juga jangan buang puntung rokok sembarangan," ujarnya, Senin (24/8/2026).

Upaya pemadaman sempat menghadapi kendala. Armada pemadam kebakaran yang hendak menuju lokasi terjebak kepadatan arus akibat karnaval sound horeg di Desa Jambearum, Kecamatan Balung.

Petugas harus menunggu sekaligus berupaya mengurai kepadatan kendaraan agar bisa melanjutkan perjalanan menuju lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat waktu tempuh armada menuju lahan tebu yang terbakar menjadi lebih lama.

Beruntung, api akhirnya padam dengan sendirinya sebelum mobil pemadam tiba di lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran ini menjadi peringatan bagi masyarakat terkait tingginya risiko kebakaran lahan pada musim kemarau.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok sembarangan serta membakar sampah di ruang terbuka.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network