MOJOKERTO, iNews.id - Kebakaran hebat melanda area bahan baku kertas atau tisu PT Sun Paper Source di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Api diduga berasal dari kebakaran lahan tebu di samping pabrik yang kemudian merambat akibat embusan angin.
Kobaran api dengan cepat membakar sejumlah tumpukan bahan baku tisu. Asap putih terlihat membubung tinggi dari kawasan pabrik.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran dari berbagai instansi pemerintah dan perusahaan dikerahkan ke lokasi. Sebanyak enam hingga tujuh mobil pemadam berusaha mengendalikan kobaran api.
Proses pemadaman menghadapi kendala akibat angin yang bertiup cukup kencang. Cuaca panas juga menyulitkan petugas menjinakkan api yang membakar bahan mudah terbakar tersebut.
Kebakaran bermula ketika lahan tebu yang berada di samping pabrik terbakar. Percikan dari daun tebu yang terbawa angin diduga masuk ke kawasan pabrik dan menyambar tumpukan bahan baku tisu.
Warga setempat Mulyono mengatakan, kondisi angin kencang membuat api dari lahan tebu cepat merambat. Banyaknya material mudah terbakar di dalam kawasan pabrik turut mempercepat penyebaran api.
“Ada lahan tebu terbakar lalu merambat ke pabrik tisu karena angin kencang dan banyak bahan mudah terbakar,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).
Menurut keterangan warga, kebakaran pabrik ini bukan pertama kali terjadi. Namun sudah dua kali lokasi tersebut terjadi kebakaran.
Kapolsek Ngoro Komisaris Polisi Heru Purwandi membenarkan kebakaran berawal dari lahan tebu. Api kemudian menjalar ke area penyimpanan bahan baku tisu di dalam kawasan pabrik.
“Ada laporan kebakaran lahan merambat ke pabrik,” ujarnya.
Saat kejadian, proses pemadaman masih berlangsung dengan melibatkan petugas pemadam kebakaran pemerintah dan tim internal perusahaan. PT Sun Paper Source juga memiliki unit pemadam sendiri yang diterjunkan ke lokasi.
“Saat ini kebakaran masih dalam penanganan. Jadi awalnya lahan tebu yang terbakar lalu menjalar ke pabrik,” ucapnya.
Pihak kepolisian belum dapat memasuki area kebakaran karena proses pemadaman masih berlangsung. Petugas menunggu kondisi di lokasi dinyatakan aman untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Di tengah proses pemadaman, sempat terjadi ketegangan antara awak media dan petugas keamanan pabrik. Pihak keamanan melarang wartawan mengambil gambar kebakaran meski posisi awak media berada di luar kawasan pabrik.
Belum diketahui luas area yang terbakar maupun nilai kerugian akibat kejadian tersebut. Penyebab pasti kebakaran juga masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut setelah proses pemadaman selesai.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait