SURABAYA, iNews.id – Pergerakan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam setelah hilang kontak di perairan Laut Jawa terekam dalam Automatic Identification System (AIS) milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) atau AISITS.
Pakar Sistem Perkapalan ITS sekaligus Kepala Laboratorium Keandalan dan Keselamatan ITS, Dhimas Widhi Handani, memaparkan kronologi pergerakan kapal berdasarkan rekaman Remote Base Station (RBS) dan server AISITS.
Berdasarkan data AISITS, KM Virgo Transport 8 bertolak dari Terminal Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada Sabtu (12/9/2026) pukul 10.00 WIB.
Kapal mulanya bergerak perlahan dengan kecepatan 0,3 hingga 3,5 knots di area dalam pelabuhan sebelum memasuki Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS).
"Setibanya di APBS, laju kapal mulai meningkat hingga 12 sampai 14 knots. Kemudian saat berada di sekitar perairan Karang Jamuang pada pukul 12.00 WIB, kapal bergerak stabil di angka 13 hingga 14 knots menuju arah timur laut ke tujuan Banjarmasin," kata Dhimas Widhi Handani, Senin (14/9/2026).
Sistem pantau stasiun AISITS mencatat sinyal keberadaan kapal terakhir kali pada pukul 22.33 WIB dengan kecepatan melaju 12,9 knots.
Sebelum pasokan data pergerakan terhenti total dari sistem, KM Virgo Transport 8 sempat terdeteksi melakukan manuver di luar jalur yang seharusnya.
Dhimas menekankan, data historis pergerakan kapal sangat krusial untuk membantu tim SAR dan pihak berwenang mengidentifikasi insiden di laut secara akurat, termasuk mendeteksi potensi kelalaian rute atau tabrakan dengan infrastruktur vital bawah laut.
Saat ini stasiun pemantau AISITS telah disiagakan di 15 titik strategis di seluruh wilayah Indonesia yang berhadapan langsung ke arah laut lepas.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait