Ilustrasi sterilisasi jalur kereta Malang Kotalama-Jagelan. (Foto: Dok KAI)
Antara

MALANG, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memverifikasi data warga terdampak sterilisasi rel kereta sepanjang 1,3 kilometer di sejumlah titik di Kota Malang, Jawa Timur.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan warga terdampak sterilisasi jalur Stasiun Malang Kotalama menuju kawasan Jagalan hingga Depo Pertamina.

"Pekan lalu, kami lakukan sosialisasi dan juga untuk mematangkan verifikasi data terhadap warga yang terdampak akibat proses sterilisasi jalur tersebut," kata Luqman saat dikonfirmasi di Kota Malang, Kamis (1/9/2022).

Dalam rencana awal penerapan aturan Pasal 178 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Larangan Mendirikan Pemukiman di Sempadan Rel Kereta Api, pelaksanaan sosialisasi dilakukan hingga awal Juli dan proses sterilisasi diharapkan pada Agustus 2022.

Namun, Luqman menjelaskan, pihaknya saat ini masih berupaya untuk melakukan upaya sosialisasi dan pematangan data verifikasi terhadap warga terdampak, sehingga proses pelaksanaan sterilisasi jalur tersebut direncanakan berjalan pada September 2022.

"Kami harus meyakinkan warga sebelum pelaksanaan sterilisasi itu harus sudah clear. Penundaan dilakukan hingga minggu ke-2 atau ke-3 pada September 2022," ujarnya.

Ia menambahkan penundaan pelaksanaan sterilisasi tersebut bukan disebabkan adanya warga yang menolak kebijakan tersebut. Menurutnya, warga yang terdampak sudah menyadari bahwa tinggal di dekat jalur kereta api merupakan hal yang berbahaya.

"Warga sudah menyadari bahwa itu bukan hak mereka, kemudian juga menyadari bahwa mereka tinggal dan beraktivitas di situ itu sangat berbahaya," katanya.

Dalam pelaksanaan sterilisasi jalur kereta api sepanjang 1,3 kilometer tersebut, PT KAI telah menyiapkan biaya bongkar bangunan rumah permanen sebesar Rp250 ribu dan nonpermanen sebesar Rp200 ribu.

Sejumlah warga yang tinggal di jalur yang akan disterilisasi itu, sebagian besar telah melakukan pembongkaran secara mandiri. Rencana sterilisasi jalur tersebut diperkirakan akan berdampak terhadap 301 keluarga yang ada di wilayah tersebut.

Salah satu kawasan yang akan terdampak rencana sterilisasi jalur tersebut adalah RT09/07 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Pada RT 09 tersebut, ada sebanyak 180 keluarga yang akan terdampak sterilisasi tersebut.


Editor : Rizky Agustian