Petugas gabungan menarik pasien Covid-19 dari dalam gorong-gorong sejauh 200 meter. (Foto: iNews.id/Dedi Mahdi).

BOJONEGORO, iNews.id - Pasien Covid-19 di RSUD Bojonegoro Dwiyana (51) nekat kabur dan masuk gorong-gorong karena beberapa sebab. Selain karena ketakutan atas sakit yang diderita, warga asal Kabupaten Nganjuk tersebut juga depresi karena isolasi. 

Informasi yang dihimpun, Dwiyana sudah tiga hari menjalani isolasi di RSUD Bojonegoro. Dia dirawat di Gedung Blok H, khusus pasien Covid-19. Namun, selama tiga hari tersebut tidak ada keluarga yang berkunjung. 

Humas RSUD dr Sosodoro Bojonegoro, Thomas Jaya mengatakan, pasien tersebut diisolasi di rumah sakit karena mengalami demam tinggi dan batuk. "Hasil tes swab, pasien dinyatakan positif Covid-19," katanya, Sabtu (13/2/2021). 

Thomas mengatakan, kondisi pasien saat ini juga sudah membaik, meski sempat lemas karena kehabisan oksigen saat kabur dan masuk gorong-gorong. "Tadi sempat drop dan sekarang sudah pulih," ujarnya. 

Diketahui, pasien Covid-19 ini sempat membuat geger saat kabur dari ruang isolasi. Pasalnya, pasien masuk ke dalam gorong-gorong sempit sepanjang 200 meter. 

Untuk mengevakuasi, petugas rumah sakit terpaksa menghubungi petgas gabungan dari kepolisian, BPBD serta dibantu Dinas Pemadam Kebakaran. 

Butuh waktu lebih dari empat jam bagi petugas untuk mengevakuasi korban. Selain karena pasien melakukan perlawanan, ukuran gorong-gorong yang sempit dan panjang juga menyulitkan petugas. 

Bahkan, petugas juga sempat lemas karena kehabisan oksigen. Beruntung, tim medis segara datang dan membawa masuk tabung oksigen ke dalam gorong-gorong.


Editor : Ihya Ulumuddin

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network