PROBOLINGGO, iNews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kaldera Gunung Bromo, Jawa Timur, masih belum berhasil dipadamkan hingga memasuki hari ketiga, Rabu (5/8/2026). Tim gabungan terus berupaya mengendalikan kobaran api yang kembali muncul akibat vegetasi kering, angin kencang dan medan yang sulit dijangkau.
Sebanyak 100 personel gabungan diterjunkan untuk memadamkan api, terdiri atas 80 personel Kodim 0820 Probolinggo serta anggota Polres Probolinggo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), BPBD dan relawan.
Petugas memadamkan api secara manual menggunakan alat gebyok dan water spray. Namun, upaya tersebut terkendala kondisi medan yang terjal serta vegetasi savana yang mudah terbakar sehingga api terus memunculkan titik-titik baru.
Kasdim 0820 Probolinggo, Mayor Caj Aminudin Abadi mengatakan, seluruh personel gabungan terus berjibaku memadamkan api agar kebakaran tidak semakin meluas.
"Masih terjadi kebakaran di beberapa titik karena faktor cuaca yang cukup panas, kemudian ilalang keringnya cukup banyak sehingga embusan angin itu cukup cepat sekali membesarnya. Kita berupaya memadamkan dengan alat seadanya," ujar Mayor Caj Aminudin Abadi di lokasi.
Kebakaran melanda kawasan Kaldera Gunung Bromo yang mencakup wilayah Kabupaten Probolinggo, Lumajang, dan Malang. Berdasarkan data sementara, sekitar 80 hektare lahan telah hangus terbakar.
Hingga kini, tim gabungan masih disiagakan di lokasi dan akan terus melakukan pemadaman serta pemantauan hingga seluruh titik api benar-benar berhasil dipadamkan.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait