PONOROGO, iNews.id – Video penggerebekan rumah yang diduga menjadi tempat pembuatan petasan dan balon udara di Desa Gelanglor, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur, viral di media sosial, Jumat (6/3/2026). Publik dibuat terkejut lantaran setelah diperiksa, seluruh pelakunya ternyata adalah 11 anak yang masih berstatus siswa sekolah dasar (SD).
Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa tumpukan selongsong petasan berbagai ukuran, bubuk mesiu (bahan peledak), serta balon udara tanpa awak berukuran besar yang siap diterbangkan.
Terbongkarnya aktivitas berbahaya ini bermula dari kecurigaan salah satu orang tua pelaku. Sang orang tua merasa janggal karena anaknya sering menerima paket belanja daring dengan sistem Cash on Delivery (COD).
Setelah diselidiki secara mandiri, orang tua tersebut mendapati anaknya bersama 10 teman lainnya ternyata patungan untuk membeli bahan peledak dan peralatan membuat mercon secara online. Khawatir akan keselamatan jiwa anak-anak tersebut, pihak keluarga langsung melapor ke perangkat desa yang kemudian diteruskan ke Polsek Sukorejo.
Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo mengatakan, rata-rata pelaku pembuatan petasan masih berusia di bawah 11 tahun.
"Orang tua dari beberapa anak mendapati anaknya sering belanja paket online, kemudian didapati sedang meracik bahan peledak dan persiapan membuat balon udara. Mereka rata-rata masih di bawah umur, ada yang masih SD, rata-rata memang masih SD," ujar Iptu Agus Tri Cahyo, Jumat (6/3/2026).
Mengingat status para pelaku yang masih di bawah umur, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan secara hukum pidana. Ke-11 anak tersebut diberikan pembinaan khusus dengan memanggil orang tua masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Karena masih di bawah umur, mereka kami beri pembinaan. Kami imbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak, terutama terkait pembelian barang berbahaya secara daring," katanya.
Seluruh barang bukti kini telah disita dan diamankan di Mapolsek Sukorejo untuk dimusnahkan. Polisi terus menggencarkan razia petasan dan balon udara tanpa awak di wilayah Ponorogo guna menjaga kondusivitas dan keselamatan masyarakat menjelang bulan Ramadan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait