Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad dua pendaki dari dalam jurang di Gunung Piramid, Bondowoso, Rabu (5/8/2026). (Foto: iNews)

BONDOWOSO, iNews.id – Proses evakuasi jasad dua pendaki Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso yang dilakukan tim SAR gabungan berlangsung dramatis, Rabu (5/8/2026). Tim SAR harus menggunakan teknik lowering untuk mengangkat dua jasad korban dari jurang sedalam 60 meter. 

Evakuasi pertama berhasil mengangkat jenazah Erfan (35), seorang pemandu lokal asal Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso, pada pukul 13.00 WIB. Selanjutnya, jenazah pendaki perempuan asal Surabaya, Maliya Finda (51), berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.30 WIB.

Usai diangkat dari jurang, kedua jenazah ditandu secara estafet oleh sekitar 100 personel gabungan yang terdiri atas Tim SAR, TNI, Polri, serta warga lokal. 

Rute evakuasi membentang dari titik ketinggian aman 900 mdpl menuju Pos 1. Kedua jenazah akhirnya tiba di Pos 1 sekitar pukul 19.40 WIB sebelum langsung dilarikan ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara. 

Tim SAR gabungan menghadapi tantangan yang sangat berat selama proses evakuasi. Karakteristik Gunung Piramid dikenal memiliki kontur tanah sangat miring dan terjal, bahkan di beberapa titik mendekati sudut 90 derajat. 

Dalam rekaman proses evakuasi, petugas harus menandu jenazah melintasi rute ekstrem seperti menyusuri aliran sungai, memanjat tebing terjal, hingga menuruni lereng yang curam. 

Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, proses evakuasi memerlukan penanganan khusus karena tingginya tingkat risiko di lapangan.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network