MALANG, iNews.id - Sebanyak 140 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Malang dinyatakan batal berangkat karena terbentur regulasi baru Pemerintah Arab Saudi. Sesuai peraturan, usia maksimal jemaah haji yakni 65 tahun.
Kepastian itu disampaikan Kepala Seksi Pelaksana Haji dan Umrah Kemenag Kota Malang Amsiyono, Jumat (20/5/2022). Dia menyatakan, terdapat 140 CJH yang batal berangkat karena berusia di atas 65 tahun.
"Regulasi dari Pemerintah Arab Saudi mengatur begitu. Kami juga sudah menyosialisasikan regulasi ini melalui KBIH dan media," katanya.
Kebijakan ini pun membuat sedih ratujan jemaah di Kota Malang. Sebab, mimpi mereka untuk pergi ke tanah suci pupus gegara usia.
Informasi yang dihimpun, 140 CJH tersebut seharusnya berangkat tahun 2020 lalu, namun tertunda karena pandemi Covid-19. Rata-rata mereka telah mendaftar sejak sepuluh hingga sebelas tahun.
Mudrika misalnya, perempuan 70 tahun ini datang ke kantor Kemenag menyusul kabar regulasi baru tersebut. Sebab, sesuai jadwal dia akan berangkat ke tanah suci tahun depan.
Hasilnya, Mudrika pun harus menerima kenyataan pahit. Sebab, besar kemungkinan dia juga batal berangkat karena usianya melebihi batas yang ditentukan.
Meski begitu, dia tetap berbesar hati. Dia juga berharap, tahun depan aturan berubah lagi dan dia tetap bisa melaksanakan ibadah haji. "Sabar saja, mudah-mudahan tahun depan tetap bisa," katanya.
Sementara itu, calon jamaah haji berusia 67 tahun, Samiono mengaku ikhlas. Dia memaklumi kebijakan pemerintah Arab Saudi terkait pembatasan usia. Bambang mendaftar pada 2011 lalu. Dia memilih tetap menunggu, sembari berharap tahun depan bisa berangkat beribadah haji.
Padahal, rencananya Bambang berangkat haji bersama istrinya. Namun, karena regulasi tersebut, dia harus rela melepas istrinya berangkat haji sendiri tahun ini.
Diketahui, Kementerian Agama telah menerbitkan jadwal perjalanan haji tahun ini. Proses awal dimulai dengan para calon jemaah mulai memasuki asrama haji pada 3 Juni mendatang. Kemudian berangkat ke Arab Saudi keesokan harinya.
Sementara itu, persiapan jelang pemberangkatan haji 4 juni mendatang sudah 80 persen. Untuk kuota tahun ini, sebanyak 508 calon jemaah haji dari Kota Malang. Jumlah tersebut menurun jika dibandingkan sebelum pandemi, yakni 963 calon jamaah haji.
Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait