SURABAYA, iNews.id – Ribuan mahasiswa dan dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelara ksi demonstrasi besar-besaran di depan gedung rektorat, Kamis (17/9/2026).
Mereka menolak kepemimpinan Prof.Akh Muzakki untuk kembali menjabat sebagai Rektor UINSA periode kedua.
Massa menilai kebijakan kepemimpinan rektor selama ini kerap merugikan mahasiswa, menciptakan ketidakharmonisan, hingga memicu gelombang pemecatan karyawan dan dosen.
Penolakan terhadap pelantikan rektor tidak hanya datang dari kalangan mahasiswa, tetapi juga disuarakan oleh para tenaga pendidik.
Dosen Hukum UINSA, Miftakhur Rokhman Habibi, menyebut banyak catatan merah selama masa kepemimpinan Prof Akhmad Muzakki pada periode sebelumnya.
Menurutnya, terjadi berbagai tekanan terhadap dosen serta pemberhentian dekan secara mendadak yang menimbulkan kegaduhan di internal kampus.
"Selama periode sebelumnya, banyak laporan LSM terkait dugaan pungli dan penyalahgunaan wewenang, bahkan ada kasus yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri serta dilaporkan ke KPK. Kalau tetap dilantik dan dipertahankan oleh Menag, UINSA akan mengalami kerusakan moral," kata Miftakhur Rokhman Habibi.
Gelombang protes yang berlangsung selama dua hari berturut-turut di lingkungan kampus UINSA ini dipastikan akan terus berlanjut.
Mahasiswa mengancam akan melipatgandakan jumlah massa jika tuntutan mereka tidak diakomodasi oleh Kementerian Agama (Kemenag).
Hingga saat ini, situasi di lingkungan kampus masih memanas seiring penegasan mahasiswa yang siap menggelar aksi susulan dengan eskalasi massa yang lebih besar.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait